Wakil Perdana Menteri Instruksikan Penghapusan Hambatan Pajak bagi Usaha Kecil
Oleh karena itu, Wakil Perdana Menteri menginstruksikan Kementerian Keuangan, dalam fungsi, tugas, dan wewenangnya, untuk secara proaktif memimpin dan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk terus meneliti, meninjau, dan menilai secara menyeluruh hambatan dan kesulitan praktis yang dihadapi oleh rumah tangga bisnis dan usaha perorangan, guna segera memberikan saran, usulan, dan perbaikan terhadap institusi dan kebijakan.
Menerapkan kebijakan perpajakan secara efektif dan efisien.
Berdasarkan hal tersebut, dalam kewenangan mereka, mereka akan menerbitkan atau memberi nasihat dan mengajukan kepada otoritas yang berwenang untuk penerbitan dokumen normatif hukum sesuai dengan peraturan, memastikan sinkronisasi sistem hukum, sepenuhnya melembagakan pedoman Partai dan Negara tentang pembangunan ekonomi swasta, serta berpegang teguh pada persyaratan dan solusi dalam Strategi Reformasi Sistem Pajak hingga tahun 2030 dan arahan terkait dari Pemerintah.
Wakil Perdana Menteri juga meminta Kementerian Keuangan untuk mengarahkan otoritas pajak agar terus secara aktif, efektif, dan komprehensif menerapkan solusi untuk menghilangkan kesulitan dan hambatan bagi rumah tangga bisnis dan usaha perorangan, termasuk implementasi substantif dan tepat waktu dari kebijakan baru yang dikeluarkan baru-baru ini.
Pada saat yang sama, Bapak Phuoc menginstruksikan Komite Rakyat provinsi dan kota, serta kementerian, lembaga, asosiasi, dan organisasi terkait untuk secara proaktif berkoordinasi erat dengan Kementerian Keuangan dalam pekerjaan informasi dan komunikasi guna menciptakan konsensus sosial dan berkontribusi pada implementasi kebijakan dan pedoman Partai dan Negara tentang pembangunan ekonomi swasta secara efektif dan sukses.
Sebelumnya, dalam sebuah laporan mengenai hasil penyelesaian kesulitan dan hambatan bagi rumah tangga bisnis, Kementerian Keuangan menyatakan bahwa untuk menyebarluaskan kebijakan pajak dan mendukung rumah tangga bisnis, Departemen Pajak telah membentuk kelompok kerja untuk memberikan dukungan langsung di tingkat akar rumput, serta mengembangkan dan menerapkan program dukungan bagi rumah tangga bisnis yang disesuaikan dengan industri, skala, dan karakteristik khusus dari setiap kelompok rumah tangga bisnis.
Bersamaan dengan itu, bimbingan langsung diberikan di jalanan dan pasar sebagai bagian dari kampanye intensif selama 60 hari untuk mendukung rumah tangga bisnis dalam masa transisi mereka. Lebih dari 2 juta rumah tangga bisnis disurvei mengenai kebutuhan dukungan mereka, dan setiap masalah yang timbul dari wajib pajak segera diidentifikasi dan diatasi.
92% bisnis sudah menggunakan Etax Mobile.
Berdasarkan peraturan baru, usaha rumah tangga menentukan kewajiban pajaknya berdasarkan pendapatan aktual, dengan wajib pajak melakukan deklarasi sendiri, membayar sendiri, dan memikul tanggung jawab sebagaimana yang ditentukan. Deklarasi pajak akan menggabungkan data dari faktur elektronik, rekening pembayaran bank, platform digital, situs e-commerce, dan lain-lain, untuk menghemat waktu dan biaya bagi usaha rumah tangga serta memastikan transparansi dan keamanan informasi.
Bersamaan dengan itu, otoritas pajak telah meluncurkan portal pengalaman daring untuk rumah tangga bisnis dan pemilik usaha perorangan, yang mendukung proses pendaftaran, deklarasi, dan pengembalian dana dalam lingkungan simulasi yang aman. Hingga 31 Desember 2025, jumlah rumah tangga bisnis yang menggunakan aplikasi Etax Mobile mencapai 1,043 juta dari total 1,133 juta rumah tangga dengan pembayaran pajak yang stabil, yang mencapai 92%, dengan tingkat deklarasi pajak elektronik sebesar 99%.
Selanjutnya, Kementerian Keuangan menyatakan bahwa, berdasarkan undang-undang yang disahkan oleh Majelis Nasional, pihaknya telah menyesuaikan ambang batas pendapatan bebas pajak untuk usaha rumah tangga dan perorangan dari 200 juta VND/tahun menjadi 500 juta VND/tahun, dan jumlah ini dikurangkan sebelum menghitung pajak berdasarkan persentase pendapatan; serta menambahkan metode yang sesuai untuk menghitung pajak penghasilan.
Kementerian juga memberikan panduan tentang peraturan akuntansi untuk usaha rumah tangga dan perorangan, mendukung usaha rumah tangga dalam proses konversi ke model perusahaan; dan mendukung platform digital, perangkat lunak akuntansi, dan pelatihan untuk usaha kecil dan mikro, usaha rumah tangga, dan usaha perorangan.
Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Keuangan mengusulkan agar Pemerintah terus mengawasi secara ketat pengembangan dan penyempurnaan dokumen hukum untuk meningkatkan kerangka kelembagaan dan kebijakan bagi usaha rumah tangga dan pengusaha perorangan dalam konteks penghapusan pajak sekaligus dan mendorong transformasi usaha rumah tangga ke model baru. Kementerian dan lembaga terkait harus berkoordinasi untuk menyebarluaskan informasi dan menerapkan orientasi untuk pengembangan ekonomi swasta, termasuk sektor usaha rumah tangga, serta menciptakan konsensus sosial.
Kembali ke topik




