Sudaryono Luncurkan Pembenahan Program Gizi Anak
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan langkah-langkah tegas dan konstruktif. Dalam waktu kurang dari sepekan menjabat, Sudaryono mengambil inisiatif untuk menutup 883 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar kelayakan, demi memastikan bahwa setiap anak mendapatkan gizi yang optimal.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk menertibkan tata kelola program dan memastikan bahwa semua penyedia makanan mematuhi standar higienitas dan prosedur operasional yang telah ditetapkan. Sudaryono menegaskan bahwa tindakan ini adalah bagian dari komitmen BGN untuk menjaga transparansi dan integritas program yang sangat penting bagi kesehatan masyarakat.
Selain menutup dapur yang bermasalah, Sudaryono juga melakukan pembersihan internal dengan memberhentikan 261 pegawai yang terindikasi melakukan pelanggaran. Tindakan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan mendukung tujuan BGN dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Sudaryono menekankan bahwa setiap langkah yang diambil adalah demi kepentingan masyarakat dan untuk memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan dengan baik. "Kami berkomitmen untuk menghukum mereka yang tidak bertanggung jawab dan menjaga nama baik institusi serta program ini," ujarnya.
Dengan langkah-langkah ini, BGN berharap dapat memberikan jaminan bahwa setiap anak di Indonesia mendapatkan akses terhadap makanan bergizi yang aman dan berkualitas. Ini adalah langkah positif menuju masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.




