Trump Tegaskan Komitmen AS Hancurkan Program Nuklir Iran
Sumber Foto: Liputan6.com
Nasional

Trump Tegaskan Komitmen AS Hancurkan Program Nuklir Iran

Aspek News - Dalam pidatonya, Trump menyebut bahwa AS telah melancarkan "Operation Midnight Hammer" pada Juni lalu. Ia mengatakan bahwa dalam operasi tersebut, fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan berhasil dihancurkan.

Setelah serangan itu, menurut Trump, AS telah memperingatkan Iran agar tidak melanjutkan upaya pengembangan senjata nuklir dan berupaya berulang kali membuat kesepakatan. Namun, ia mengklaim Iran menolak setiap kesempatan untuk meninggalkan ambisi nuklirnya.

Trump menuduh Iran mencoba membangun kembali program nuklirnya serta mengembangkan rudal jarak jauh yang dapat mengancam sekutu AS di Eropa, pasukan AS di luar negeri, bahkan berpotensi mencapai wilayah daratan AS.

Ia menegaskan bahwa AS tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.

"Mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," katanya berulang kali.

Operasi Militer Berkelanjutan

Trump menyatakan bahwa militer AS kini tengah menjalankan operasi besar dan berkelanjutan untuk menghancurkan sistem rudal Iran dan industri persenjataannya. Ia juga mengatakan bahwa Angkatan Laut Iran akan "dianihilasi" atau dimusnahkan total dan kemampuan kelompok proksi di kawasan akan dilumpuhkan agar tidak lagi dapat menyerang pasukan AS atau menggunakan alat peledak rakitan (IED) yang selama ini disebutnya telah menewaskan ribuan orang, termasuk warga AS.

Ia mengakui bahwa operasi militer membawa risiko korban di pihak AS. Namun, menurutnya langkah ini dilakukan demi masa depan dan demi memastikan Iran tidak menjadi negara bersenjata nuklir.

Trump juga menyampaikan doa bagi personel militer AS yang bertugas dan menyatakan keyakinannya bahwa Angkatan Bersenjata AS, yang menurutnya merupakan yang terkuat di dunia, akan berhasil.