SOHO Global Health Ekspansi Bisnis ke Digital dan Obat Tradisional
Sumber Foto: Mureks
Ekonomi

SOHO Global Health Ekspansi Bisnis ke Digital dan Obat Tradisional

Keuangan

PT SOHO Global Health Tbk (SOHO), emiten di sektor farmasi dan kesehatan, tengah bersiap untuk memperluas cakupan kegiatan usahanya. Ekspansi ini tidak hanya berlaku untuk induk perusahaan, tetapi juga dua entitas anak, yakni PT Parit Padang Global (PPG) dan PT Soho Industri Pharmasi (SIP). Rencana strategis ini akan dimintakan persetujuan kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 23 Februari 2026 mendatang.

Langkah penambahan kegiatan usaha ini merupakan tindak lanjut dari surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor S-2/PM.212/2026 tertanggal 26 Januari 2026, serta untuk memenuhi ketentuan Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. Manajemen SOHO menegaskan bahwa penambahan ini bersifat administratif untuk menyelaraskan legalitas Anggaran Dasar dengan kegiatan operasional yang sebenarnya sudah berjalan.

Baca Juga:

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum: Lebih dari Sekadar Maaf, Pahami Makna dan Balasan Tepat di Hari Raya

Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari: Menjaga Konsistensi Ibadah dan Pahala Setahun Penuh

Win&Co Group Bidik Sektor Makanan Nonkakao, CEO: Perluas Peran dalam Rantai Nilai Industri

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Penguatan Bisnis Digital Melalui PT Parit Padang Global

PT Parit Padang Global (PPG), anak usaha SOHO yang bergerak di bidang distribusi, akan menambahkan dua Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru yang berfokus pada sektor teknologi. KBLI tersebut meliputi Aktivitas Pengembangan Aplikasi Perdagangan Melalui Internet (62012) dan Portal Web/Platform Digital dengan Tujuan Komersial (63122).

Penambahan ini menjadi krusial untuk melegalkan operasional digital PPG, khususnya terkait aplikasi PPGOS yang telah mereka kelola. Regulasi baru dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mewajibkan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di bidang distribusi obat untuk memiliki izin khusus. Untuk mendukung operasional platform digital ini, perusahaan telah menyiapkan tujuh tenaga ahli internal yang didedikasikan khusus untuk pengelolaan platform digital, pemasaran, dan penjualan.

Ekspansi dan Penyesuaian PT Soho Industri Pharmasi

Sementara itu, PT Soho Industri Pharmasi (SIP) akan fokus pada penambahan dan penyesuaian legalitas usaha. SIP berencana menambahkan KBLI untuk bidang Pergudangan dan Penyimpanan (KBLI 52101), yang mencakup kegiatan penyimpanan barang sementara untuk tujuan komersial. Selain itu, SIP juga akan mengaktifkan KBLI Industri Bahan Baku Obat Tradisional Untuk Manusia (KBLI 21021), yang sebelumnya sudah tercantum dalam Anggaran Dasar namun belum dimuat dalam perizinan operasional (Nomor Induk Berusaha/NIB).

Penambahan ini bertujuan untuk menyesuaikan izin dengan kegiatan operasional yang sudah berjalan, termasuk kebutuhan Tanda Daftar Gudang (TDG) agar fasilitas gudangnya dapat disewakan secara legal. Dengan penambahan ini, SIP akan memiliki total 18 kegiatan usaha.

Strategi Induk Perusahaan dan Proyeksi Keuangan

Di tingkat induk, SOHO Global Health juga akan merambah lima bidang usaha baru. Fokus utamanya adalah perdagangan eceran melalui media internet atau e-commerce, mencakup produk seperti obat tradisional, makanan, minuman, kosmetik, hingga barang campuran. Langkah ini menandai pergeseran dari penjualan melalui pihak ketiga menjadi penjualan langsung kepada konsumen akhir atau direct-to-consumer.

Manajemen SOHO memastikan bahwa rentetan ekspansi ini aman dan tidak akan menimbulkan dampak keuangan yang material terhadap kondisi perusahaan secara konsolidasian. Studi kelayakan yang dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Wawat Jatmika & Rekan menyatakan seluruh rencana penambahan bisnis induk dan anak usaha ini “Layak” (Feasible). Perusahaan diproyeksikan akan memaksimalkan sumber daya manusia dan infrastruktur internal yang sudah ada. Dengan penambahan kegiatan usaha ini, SOHO memproyeksikan kinerja pendapatan dapat mencapai Rp 11,4 triliun dan laba bersih Rp 739,18 miliar pada tahun 2026.

Ekspansi Bisnis PT Parit Padang Global PT Soho Industri Pharmasi RUPSLB Soho Global Health