Penurunan Skor SPIP Pemkot Malang, Wali Kota Arahkan Perbaikan Tata Kelola
Aspek News - Pemerintah Kota Malang menggelar Rapat Sosialisasi Penguatan Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada Senin, 6 Juli 2026, di Savana Hotel Malang. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja tata kelola pemerintahan dan membahas hasil evaluasi SPIP tahun 2025.
Awal Kejadian
Hasil evaluasi SPIP menunjukkan penurunan skor yang signifikan pada beberapa indikator utama, menjadi sorotan publik dan media. Pelaksana Tugas Inspektur Daerah Kota Malang mengungkapkan penurunan nilai Maturitas SPIP dari 3,394 di tahun 2024 menjadi 3,068 di tahun 2025.
Perkembangan
Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) juga mengalami penurunan dari 2,904 menjadi 2,766. Penurunan ini diikuti oleh nilai Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), yang turun dari Level 3 dengan nilai 3,10 menjadi Level 2 dengan nilai 2,57. Meskipun nilai Maturitas SPIP dan MRI tetap di Level 3, penurunan skor ini menunjukkan tren negatif yang signifikan terkait kapabilitas pengawasan dan efektivitas pengendalian.
Kondisi Terakhir
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengakui bahwa penurunan nilai SPIP berkaitan dengan kebijakan baru dan target yang belum tercapai. Dia menekankan pentingnya evaluasi sebagai momentum perbaikan, dengan harapan SPIP tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan administrasi, tetapi juga sebagai budaya kerja yang mendukung pengambilan keputusan, meningkatkan akuntabilitas, serta memperkuat pelayanan publik.




