Pendaftar SNBP 2026 Unesa Naik 26%, Prodi Kesehatan dan Bisnis Terfavorit
Pendidikan
SUARA INDONESIA, SURABAYA - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tidak hanya mencatat lonjakan jumlah pendaftar, tetapi juga memperlihatkan perubahan tren pilihan program studi. Generasi Z kini semakin realistis dan strategis dalam menentukan jurusan kuliah.
Sebanyak 53.237 siswa mendaftar SNBP 2026 di Unesa hingga penutupan pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 15.00 WIB. Angka tersebut melonjak 11.058 pendaftar atau naik 26,2 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 42.179 pendaftar.
Dari total tersebut, 27.551 siswa menjadikan Unesa sebagai pilihan pertama, sementara 25.686 lainnya sebagai pilihan kedua. Dengan kuota 6.532 kursi, naik dari 6.006 tahun lalu, karena penambahan sembilan program studi baru persaingan semakin kompetitif.
Namun yang menarik, komposisi peminat menunjukkan kecenderungan kuat pada bidang kesehatan dan ekonomi kreatif.
Program studi Keperawatan mencatat 1.673 pendaftar dan masuk dalam kategori paling ketat. Fisioterapi (1.003 pendaftar), Gizi (1.042), hingga Kedokteran dan Kebidanan juga masuk daftar dengan tingkat keketatan tertinggi.
Fenomena ini mencerminkan meningkatnya minat generasi muda terhadap profesi di sektor kesehatan, yang dinilai memiliki prospek kerja stabil dan relevan pascapandemi.
Selain kesehatan, prodi berbasis ekonomi dan bisnis juga menjadi magnet utama. S-1 Manajemen menjadi yang tertinggi dengan 1.804 pendaftar, disusul Akuntansi (1.426) dan Bisnis Digital (1.216). Ilmu Komunikasi (1.296) juga menunjukkan tren positif.
Kombinasi antara peluang karier luas, perkembangan ekonomi digital, dan fleksibilitas dunia kerja menjadi faktor pendorong meningkatnya minat pada jurusan-jurusan tersebut.
Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, menyebut lonjakan ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap transformasi kampus.
“Kuota SNBP Unesa tahun ini 6.532, bertambah karena ada sembilan prodi baru. Peningkatan peminat menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan dan iklim akademik Unesa,” ujarnya.
Menurutnya, strategi sosialisasi ke berbagai daerah serta penguatan reputasi akademik turut berkontribusi pada peningkatan jumlah pendaftar.
Kini ribuan peserta memasuki masa penantian hingga pengumuman hasil akhir pada 31 Maret 2026. Martadi mengingatkan agar peserta tetap mempersiapkan diri menghadapi UTBK sebagai langkah antisipasi.
“Peserta tetap menjaga ritme belajar untuk menghadapi kemungkinan lain,” pesannya.
Lonjakan pendaftar SNBP 2026 di Unesa bukan hanya soal angka, melainkan gambaran arah pilihan masa depan generasi muda. Prodi kesehatan dan bisnis menjadi cerminan aspirasi baru: stabilitas, adaptif terhadap perubahan, dan relevan dengan kebutuhan zaman. (*)




