Pameran 'Kisah dari Palmerah' Rayakan Kreativitas Insan Kompas Gramedia
Sumber Foto: Kompas.tv
Lifestyle

Pameran 'Kisah dari Palmerah' Rayakan Kreativitas Insan Kompas Gramedia

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bentara Budaya Jakarta menyelenggarakan pameran seni rupa bertajuk “ Kisah dari Palmerah ” yang dibuka pada Rabu (29/10/2025).

Pameran ini berlangsung hingga 8 November 2025 di Bentara Budaya Jakarta, Jl. Palmerah Selatan No.17, Jakarta Pusat.

Pameran ini mempertemukan 44 perupa Kompas Gramedia, baik yang masih aktif berkarya maupun yang telah purna tugas.

Mereka datang dari berbagai bidang profesi, termasuk redaksi, desain, ilustrasi, hingga percetakan, yang semuanya memiliki kedekatan batin dengan dunia seni rupa.

Karya-karya yang dipamerkan menampilkan beragam medium, meliputi lukisan, grafis, ilustrasi, komik, hingga karya eksperimental yang memadukan kisah personal dengan semangat kolektif.

Pameran bertajuk “Kisah dari Palmerah” ini dikurasi oleh Frans Sartono dan Efix Mulyadi.

“Palmerah bukan hanya tempat bekerja, melainkan ruang batin yang melahirkan cerita, persahabatan, dan permenungan,” ujar jurnalis senior Kompas sekaligus kurator pameran ini, Frans Sartono, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.tv.

Sementara itu, Efix Mulyadi yang merupakan seorang perupa sekaligus kurator Bentara Budaya menyatakan, karya-karya dalam pameran ini menjadi perwujudan kreativitas.

“Karya-karya ini menjadi perwujudan kreativitas yang berakar pada keseharian—di mana kesibukan kerja tidak memadamkan daya cipta dan kepekaan estetik," katanya.

Kisah-kisah dalam pameran ini dihadirkan dengan pendekatan yang beragam, ada yang satir dan humoris, ada yang kontemplatif, ada pula yang realistik dan dokumenter.

Namun, benang merahnya tetap sama, yakni Palmerah sebagai ruang nilai dan kenangan.

Beberapa karya menyoroti figur dan ruang kerja yang akrab bagi insan Kompas Gramedia, sementara lainnya menafsirkan Palmerah sebagai simbol pergerakan zaman dan laku spiritual kerja.

Pameran ini tidak hanya berbicara tentang individu, tetapi juga tentang ruang sosial dan moral yang mempersatukan mereka.

Selain itu, pameran “Kisah dari Palmerah” menjadi bagian dari semangat memperingati perjalanan 43 tahun Bentara Budaya, lembaga budaya di bawah Kompas Gramedia yang sejak berdiri pada 1982.