Menemukan Ketenangan di NuArt Sculpture Park Bandung
Kota Bandung, yang dikenal dengan kesibukan dan kepadatannya, sering kali membuat warganya terjebak dalam rutinitas yang padat. Di tengah hiruk-pikuk tersebut, NuArt Sculpture Park hadir sebagai tempat pelarian yang menawarkan ketenangan dan keindahan karya seni.
NuArt Sculpture Park, yang terletak di Jalan Setra Duta Raya No.L6, Ciwaruga, Kec. Parongpong, Bandung, adalah galeri seni yang menampilkan karya monumental dari pematung legendaris Indonesia, I Nyoman Nuarta. Didirikan sekitar tahun 2000, awalnya NuArt dirancang sebagai ruang pribadi bagi sang seniman untuk menyimpan hasil karya-karyanya. Namun, seiring dengan tingginya minat masyarakat, galeri ini dibuka untuk umum dan kini menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik.
Dengan luas area mencapai 4 hektar, NuArt tidak hanya menawarkan pameran patung, tetapi juga pengalaman menyelami filosofi kehidupan melalui seni. Berjarak sekitar 10 km dari alun-alun kota Bandung, taman ini memberikan suasana yang berbeda, jauh dari kebisingan dan keramaian kota.
Ruang Seni dan Renung
Setibanya di NuArt, pengunjung akan merasakan suasana tenang yang memisahkan mereka dari kesibukan sehari-hari. Lingkungan yang asri dan sejuk menciptakan ekosistem yang mendukung perenungan dan eksplorasi seni. Tanpa antrian panjang dan keramaian, NuArt memungkinkan pengunjung untuk menikmati setiap karya dengan cara yang lebih intim.
Di setiap sudut taman, pengunjung disuguhi dengan berbagai karya seni yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menggugah pemikiran. Setiap patung mengajak kita untuk merenung dan memahami lebih dalam tentang kehidupan, seni, dan waktu.
Karya yang Menginspirasi
Di galeri ini, pengunjung dapat menemukan patung-patung besar yang terbuat dari berbagai bahan, termasuk tembaga dan kayu. Salah satu daya tariknya adalah miniatur desain Garuda Ibukota Nusantara (IKN) dan proses pembangunan Garuda Wisnu Kencana (GWK). Selain itu, terdapat karya-karya yang menggambarkan isu sosial dan sejarah, seperti patung berjudul “Nightmare” yang terinspirasi oleh kerusuhan etnis Tionghoa di Jakarta pada tahun 1998.
NuArt juga berfungsi sebagai platform bagi seniman muda untuk mengekspresikan diri dan berkolaborasi, menciptakan ruang bagi berbagai bentuk seni dan ide-ide baru.
Fasilitas dan Informasi Pengunjung
Seiring dengan perkembangan waktu, fasilitas di NuArt semakin lengkap. Pengunjung dapat menikmati kuliner lokal dan internasional, serta fasilitas untuk anak-anak dan ruang pertemuan. Taman ini buka setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Harga tiket masuk adalah Rp50.000, dengan diskon 50% untuk pelajar dan pengajar pada hari tertentu.
Dengan akses jalan yang baik dan lahan parkir yang memadai, NuArt Sculpture Park siap menyambut pengunjung yang ingin menikmati keindahan seni dan alam dalam satu tempat.
Mengunjungi NuArt bukan hanya sekadar melihat karya seni, tetapi juga menjelajahi perjalanan spiritual yang membawa kita lebih dekat dengan diri sendiri dan lingkungan sekitar.




