Kisah Tragis Alvi dan Tiara: Hidup Bersama di Kamar Kos Berakhir dengan Mutilasi
Sumber Foto: Jawa Pos
Lifestyle

Kisah Tragis Alvi dan Tiara: Hidup Bersama di Kamar Kos Berakhir dengan Mutilasi

JawaPos.com - Alvi Maulana, 24, pelaku pembunuhan dan mutilasi kekasihnya Tiara Angelina Saraswati, 25, ternyata tinggal satu rumah di sebuah kos Lidah Wetan RT 01 RW 01, Lidah Wetan sekitar lima bulan. Dia dan korban tidak banyak berinteraksi dengan warga sekitar.

Alvi sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online dan pacarnya hanya berada di dalam kos-kosan. Mereka dikenal sosok pendiam dan tertutup.

Mely menambahkan, keduanya tinggal di kamar kos berlantai dua. Di ruangan kamar bawah dipakai memasak. Sedangkan kamar di lantai dua digunakan tempat tidur. "Yang lantai dua cuma kosnya (dihuni pelaku dan korban)," ungkapnya.

Mely menuturkan sebelum ditangkap, terakhir melihat Alvi pada Sabtu (6/8) sekitar pukul 16.00. Saat itu Alvi tak seperti biasanya. Dia terlihat membersihkan kamar di lantai bawah dengan posisi pintu kamar terbuka.

"Dia mungkin bersihin kamar. Pas saya lewat dia tutup pintu. Kemarin motornya (Yamah Nmax) juga dimasukkan kamar, biasanya di depan," bebernya.

Sementara untuk yang cewek terakhir terlihat pada Rabu (3/9) lalu. Menurut Mely, dirinya melihat saat itu keduanya berada di depan kamar seperti membetulkan kunci ganda pintu kamar kos."Mereka diluar pintu kayak benerin gembok kunci pintu. Setelah itu gak pernah lihat," bebernya.

Gaya Hidup

Motif Alvi Maulana, 24, memutilasi Tiara Angelina Saraswati, 25, asal Desa Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan akhirnya terungkap. Peristiwa na'as itu karena tuntutan gaya hidup dari korban ke pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online (ojol).

Hal itu diketahui saat Polres Mojokerto Senin (8/9) menggelar pers rilis di mapolres setempat. Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa tragis itu berawal ketika pria asal Desa Aek Paing, Kecamatan Rantu Utara, Labuhan Batu, Sumatra Utara, itu pulang larut malam, sekitar pukul 01.00 Minggu (31/8).