Kemplang Tjokro: Kuliner Legendaris yang Tetap Eksis di Bangka
Sumber Foto: RRI.co.id
Ragam Pandang

Kemplang Tjokro: Kuliner Legendaris yang Tetap Eksis di Bangka

Di tengah persaingan kuliner yang semakin ketat di Bangka Belitung, Kemplang Tjokro berhasil mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu makanan olahan ikan yang paling diminati. Makanan ini tidak hanya dikenal oleh masyarakat setempat, tetapi juga menjadi salah satu pilihan oleh-oleh bagi para pengunjung.

Produksi Kemplang di Bangka Belitung

Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bangka Belitung memanfaatkan potensi laut untuk memproduksi berbagai makanan olahan, termasuk kemplang. Kemplang, yang terbuat dari ikan, telah menjadi camilan favorit di daerah ini, dengan varian rasa yang autentik seperti ikan tenggiri, cumi, dan udang.

Kemplang Tjokro dan Cok Liong

Salah satu merek kemplang yang terkenal adalah Kemplang Tjokro, yang diproduksi oleh Cok Liong sejak tahun 2001. Usahanya ini berfokus pada pembuatan kemplang berkualitas, termasuk kemplang panggang yang sangat digemari oleh konsumen. Menurut salah seorang warga Sungailiat, Firdaus, rasa kemplang Tjokro sangat enak dan cocok dijadikan oleh-oleh.

Tantangan dan Strategi Usaha

Meski telah beroperasi selama lebih dari dua dekade, Cok Liong mengakui bahwa usahanya tidak lepas dari berbagai tantangan. Kenaikan harga ikan dan bahan baku menjadi salah satu kendala yang harus dihadapinya. Selain itu, faktor cuaca juga berpengaruh terhadap proses produksi, terutama dalam penjemuran kemplang. Cuaca panas memungkinkan kemplang kering dalam waktu tiga hari, sedangkan cuaca hujan dapat memperpanjang proses tersebut.

Keberhasilan dan Sertifikasi Halal

Dengan tekad yang kuat dan strategi yang tepat, Kemplang Tjokro terus berupaya mempertahankan kualitas produk. Keberhasilan ini semakin diperkuat dengan adanya sertifikat halal yang menjamin bahwa produk kemplang ini layak dikonsumsi. Cok Liong, yang kini mempekerjakan tujuh orang warga setempat, berharap usaha ini dapat terus berkembang, meskipun ia harus menghadapi berbagai rintangan.

Kemplang Tjokro adalah contoh nyata bagaimana usaha kecil dapat bertahan dan beradaptasi di tengah persaingan yang semakin ketat, serta tetap menjadi bagian dari budaya kuliner di Bangka Belitung.