Kemendikdasmen Gelar Pelatihan Branding Produk Gratis untuk Guru SMK
RADAR SURABAYA BISNIS – Dalam upaya memperkuat ekosistem industri kreatif dan meningkatkan daya saing produk sekolah di pasar global, Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya resmi membuka rekrutmen peserta program Upskilling dan Reskilling bagi guru SMK.
Langkah ini dipandang sebagai investasi strategis untuk mengubah wajah pendidikan vokasi menjadi lebih berorientasi bisnis dan profesional.
Program yang dilaksanakan sepenuhnya secara daring (Full Daring) ini bertujuan untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi pendidik agar selaras dengan standar industri terkini. Dengan mengusung tema efisiensi dan fleksibilitas, pelatihan ini dapat diikuti tanpa biaya dari lokasi masing-masing pendidik.
Satu dari empat paket diklat utama yang ditonjolkan adalah "Perancangan Company Branding Produk SMK". Materi ini dirancang agar guru mampu bertindak sebagai arsitek merek yang membangun nilai dan kepercayaan pasar terhadap produk kreatif SMK.
Selain branding, penguatan operasional bisnis dilakukan melalui paket diklat "Manajemen Maintenance & Repair (MR)" serta "Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)".
Kedua aspek ini sangat krusial dalam dunia industri untuk memastikan efektivitas jam kerja dan standar keamanan yang tinggi di lingkungan bengkel sekolah.
Pendaftaran dan Mekanisme Pelatihan
Pelatihan ini ditargetkan bagi guru aktif di bidang Seni dan Ekonomi Kreatif yang terdaftar di DAPODIK. Program akan berlangsung selama 60 Jam Pelajaran (JP) dengan jadwal pelaksanaan pada 2 hingga 10 Maret 2026.
Bagi para tenaga pendidik yang ingin berkontribusi dalam memajukan brand sekolahnya, pendaftaran telah dibuka mulai 18 hingga 25 Februari 2026 melalui tautan resmi https://s.id/diklatsenbud.
Kuota terbatas hanya untuk 100 peserta, dengan pembagian 25 peserta per kelas untuk menjaga kualitas interaksi belajar.




