Keberagaman Budaya sebagai Pengikat Masyarakat di Kabupaten OKU Timur
Sumber Foto: ANTARA News Sumsel
Ragam Pandang

Keberagaman Budaya sebagai Pengikat Masyarakat di Kabupaten OKU Timur

Martapura, OKU Timur - Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Feri Antoni, menegaskan pentingnya keberagaman budaya dalam menjaga keharmonisan masyarakat di wilayahnya. Meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam, Kabupaten OKU Timur dikenal dengan keragaman suku dan budaya yang ada.

Feri Antoni menjelaskan bahwa hubungan antar masyarakat yang memiliki latar belakang suku dan agama yang berbeda tetap terjalin harmonis. Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah daerah yang berupaya menghindari kesenjangan sosial di antara kelompok masyarakat.

"Ketika kita berbicara tentang Kabupaten OKU Timur, yang terlintas adalah keberagaman masyarakat. Meskipun didominasi oleh masyarakat Muslim, toleransi menjadi kunci dalam menjaga hubungan ini. Perbedaan bukanlah pemisah, melainkan penguat silahturahim," ungkap Feri dalam berbagai kesempatan saat berinteraksi dengan masyarakat.

Dia juga menambahkan bahwa nilai-nilai toleransi diajarkan oleh tokoh-tokoh berpengaruh di daerah, seperti tokoh agama dan adat, yang berperan penting dalam membangun sikap saling menerima antar individu, baik dalam keyakinan maupun pilihan.

"Keharmonisan ini harus dijaga dengan baik, dan untuk itu dibutuhkan peran tokoh pemimpin. Kami menyebutnya sebagai tiga pilar, yaitu sektor keamanan yang terdiri dari kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah. Mereka berkolaborasi untuk menciptakan kebijakan yang tidak menimbulkan kesenjangan di antara masyarakat," tutup Feri Antoni.