Hilal Anam Mustofa: Mahasiswa UNM Sukses Bangun Grafix Store dari Keterbatasan
Sumber Foto: SWA.co.id
Ekonomi

Hilal Anam Mustofa: Mahasiswa UNM Sukses Bangun Grafix Store dari Keterbatasan

Aspek News - Di tengah keterbatasan finansial dan kesibukan kuliah, Hilal Anam Mustofa memilih untuk tidak menyerah pada keadaan. Berawal dari hobi sederhana, mahasiswa semester 7 Program Studi (prodi) Sistem Informasi Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) justru menemukan jalan untuk membangun bisnis dari nol.

Dari perjalanan itu, Hilal belajar bahwa kuliah dan berbisnis bukan dua dunia yang saling meniadakan, melainkan ruang untuk tumbuh, berkreasi, dan menginspirasi.

Hilal mengawali bisnis dengan jual beli smartphone bekas dan kini menghasilkan omzet mencapai Rp150 juta hingga Rp175 juta per bulan melalui store usahanya, Grafix Store.

“Saya memulai dari satu unit smartphone. Kuncinya berani mulai dan konsisten. Bisnis ini bukan hanya soal keuntungan, tapi membangun kepercayaan pelanggan,” ujar Hilal dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Jum’at (26/2/2026).

Didirikan pada 2022, Grafix Store lahir dari perpaduan antara hobi dan keterbatasan finansial yang mendorong Hilal Anam Mustofa berpikir kreatif.

Bersama sang kakak, ia memulai dari satu smartphone bekas untuk dijual kembali. Kini, bisnis kecil itu telah menjelma menjadi toko digital yang menjual lebih dari 1.000 unit smartphone di berbagai platform seperti Tokopedia, Shopee, Carousell, dan Facebook Marketplace.

Dengan margin keuntungan sekitar 5 persen per unit, Grafix Store mengantongi laba bersih rata-rata Rp6–7 juta per bulan. Rahasianya sederhana: kontrol kualitas yang ketat dan transparansi kondisi barang dua prinsip yang membangun reputasi kuat di pasar perangkat second.

Hilal menargetkan penjualan lebih dari 2.000 unit per tahun, memperkuat branding digital, dan membuka toko offline untuk meningkatkan kredibilitas bisnisnya. "Usaha ini sangat didukung kampus,” ujarnya.

Sebagai mahasiswa UNM, ia mendapat banyak ilmu kewirausahaan di kelas dan pendampingan dari Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC). Itu sangat membantu dalam menyusun model bisnis dan mengelola keuangan dengan lebih terstruktur.

Kepala NEC Maruloh, menilai keberhasilan Hilal sebagai bukti ekosistem kewirausahaan yang kuat di UNM. NEC terus memperkuat pendampingan agar bisnis mahasiswa tak hanya bertahan, tapi juga tumbuh dan bersaing di pasar digital.