UMSU Rayakan Milad ke-69, Menuju Universitas Kelas Dunia
Aspek News - MUHAMMADIYAH.OR.ID, MEDAN – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy apresiasi Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU) yang telah mencapai usia 69 tahun.
Apresiasi itu disampaikan Muhadjir pada Sabtu (28/2) dalam Kuliah Umum Resepsi Milad UMSU ke-69 tahun di Kampus Utama UMSU, Kota Medan.
Menurutnya, UMSU saat ini sudah pada tahap awal menjadi universitas kelas dunia.
Mengulas sedikit perkembangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA), Muhadjir menyebut, perkembangan pesat dialami PTMA ketika dibentuknya Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diketuai Djazman Al Kindi.
Masa-masa ‘menggembirakan’ untuk mengembangan PTMA itu terjadi pada kisaran tahun 1970 sampai 1980 an. “Waktu itu memang tidak sulit membangun perguruan tinggi, menambah fakultas itu,” ungkap Muhadjir.
Pada tahun-tahun itu Muhammadiyah berhasil memanfaatkan kesempatan untuk membangun PTMA di berbagai penjuru Indonesia. Belajar dari itu, Muhadjir meminta jika ada kesempatan jangan sampai lengah.
Muhadjir menyebut, pada masa itu terdapat delapan rektor PTMA yang memikirkan dan memeras keringat untuk mengembangan PTMA. Mereka ini memiliki semangat atau semboyan “take it for leave it”.
Sebagai salah satu kampus Muhammadiyah tertua, UMSU yang berdiri pada 1957 diharapkan sejarahnya direkam sebagai bagian dari perkembangan perguruan tinggi nasional, tidak hanya Muhammadiyah.
“Alhamdulillah, UMSU ini sekarang menjadi lima besar, satu-satunya kampus besar di luar Jawa itu UMSU. Kalau yang empat tadi kan di Jawa,” katanya.
Sementara itu, Rektor UMSU, Agussani menceritakan, UMSU merupakan cawangan dari perguruan tinggi Muhammadiyah yang ada di Sumbar dan Jakarta. UMSU merupakan PTMA tertua kedua setelah Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
“Saat ini UMSU ini masuk menjadi lima Perguruan Tinggi Muhammadiyah terbesar,” katanya.




