Transformasi Digital Tingkatkan Kualitas Pelatihan Bahasa Inggris
Sumber Foto: Vietnam.vn
Teknologi

Transformasi Digital Tingkatkan Kualitas Pelatihan Bahasa Inggris

Aspek News - Acara tersebut mempertemukan para ilmuwan, administrator, dan pakar dari berbagai lembaga pendidikan tinggi. Dalam konferensi tersebut, Profesor Madya Ho Ngoc Trung – Kepala Departemen Bahasa Inggris, Universitas Terbuka Hanoi, menekankan bahwa transformasi digital, kecerdasan buatan (AI), dan teknologi baru sangat memengaruhi pendidikan, sehingga menciptakan permintaan yang kuat akan inovasi dalam pelatihan bahasa asing.

Dalam konteks upaya Partai dan Negara dalam mempromosikan transformasi digital nasional, mengembangkan sumber daya manusia berkualitas tinggi, dan secara bertahap menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua di sekolah, penerapan teknologi digital dalam pelatihan bahasa Inggris merupakan tren yang tak terhindarkan dan kebutuhan mendesak.

Menurut Profesor Madya Ho Ngoc Trung, hasil penelitian, pengalaman praktis, dan beragam perspektif yang dibagikan pada konferensi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam memperjelas pendekatan baru dalam pelatihan bahasa Inggris, sekaligus membuka peluang kerja sama antara lembaga pelatihan, peneliti, dan bisnis untuk mengembangkan ekosistem pendidikan digital yang efektif dan berkelanjutan.

Pada konferensi tersebut, para peserta menekankan bahwa teknologi digital dan AI bukanlah tujuan akhir, melainkan alat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas akses terhadap pengetahuan, meningkatkan individualisasi dalam pembelajaran, dan mengembangkan kemampuan belajar sepanjang hayat bagi para peserta didik.

Dr. Nguyen Thi Viet Nga, Kepala Departemen Bahasa Asing di Akademi Jurnalistik dan Komunikasi, meyakini bahwa mempelajari perilaku belajar di platform digital sangat penting untuk inovasi pelatihan bahasa asing di tingkat universitas.

Hasil survei dan analisis data dari hampir 100 mahasiswa non-spesialisasi di sebuah universitas di Hanoi menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berhasil menyelesaikan tugas akademik mereka dan mencapai hasil positif. Di antara faktor-faktor tersebut, tingkat penyelesaian tugas merupakan faktor yang paling kuat berkorelasi dengan prestasi akademik, sedangkan waktu belajar dan jumlah tugas yang diselesaikan hanya memiliki dampak yang lebih kecil.

Menurut Dr. Nguyen Thi Viet Nga, penelitian menunjukkan bahwa penerapan platform pembelajaran daring berkontribusi pada peningkatan proaktivitas peserta didik, memfasilitasi akses ke sumber belajar yang kaya, dan meningkatkan peluang untuk praktik rutin. Namun, lingkungan pembelajaran digital juga menimbulkan tantangan terkait motivasi belajar, keterampilan manajemen waktu, dan kemampuan untuk menjaga interaksi antar siswa.

Hasil ini tidak hanya menambah bukti praktis tentang efektivitas penerapan teknologi digital dalam pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris di tingkat universitas, tetapi juga memberikan arahan untuk merancang program pelatihan yang berpusat pada peserta didik yang meningkatkan kemampuan belajar mandiri dan kemampuan beradaptasi di lingkungan digital.

Untuk memberikan gambaran realistis tentang tingkat akses dan penerapan AI oleh guru bahasa Inggris di sekolah menengah Vietnam, para penulis, termasuk Dr. Tran Thi Hieu Thuy, MSc. Nguyen Thi Lan Huong, dan MSc. Khuong Quynh Nga - Departemen Bahasa dan Budaya Inggris, Universitas Bahasa Asing (Universitas Nasional Vietnam, Hanoi), berbagi bahwa AI semakin banyak digunakan oleh guru dalam membangun materi pembelajaran, merancang pelajaran, menyusun soal ujian, dan mendukung penilaian kompetensi siswa.

Berdasarkan hasil survei, tim peneliti meyakini bahwa perlu meningkatkan keterampilan digital guru dan mengembangkan pedoman penggunaan AI secara aman, bertanggung jawab, dan tepat sesuai dengan karakteristik khusus pendidikan umum. Hal ini dianggap sebagai syarat penting untuk memaksimalkan efektivitas AI dalam pengajaran bahasa Inggris, serta berkontribusi pada promosi transformasi digital dalam pendidikan.

“Bagi Departemen Bahasa Inggris Universitas Terbuka Hanoi, konferensi ini bukan hanya forum akademik untuk bertukar pengetahuan, tetapi juga kesempatan untuk belajar dari pengalaman, lebih meningkatkan program pelatihan, berinovasi dalam metode pengajaran, mempromosikan penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan, serta memenuhi persyaratan pembangunan di era baru,” ungkap Assoc. Prof. Dr. Ho Ngoc Trung.

Sumber: https://giaoducthoidai.vn/ung-dung-cong-nghe-so-nang-cao-chat-luong-dao-tao-tieng-anh-post782172.html