TMMD Aru: Lima Sasaran Fisik untuk Pembangunan Masyarakat
Sumber Foto: Siwalima
Fokus Utama

TMMD Aru: Lima Sasaran Fisik untuk Pembangunan Masyarakat

Online

DOBO, Siwalima.id – Komandan Satuan Tugas Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-127 Letkol Inf Andi Agussalim, meninjau pelaksanaan program tersebut di sejumlah titik lokais pekerjaan, Kamis (16/2).

Peninjauan ini dilakukan, untuk memastikan, seluruh target fisik maupun non-fisik berjalan sesuai rencana di dalam Kota Dobo. Pasalnya TMMD di Aru difokuskan pada lima sasaran fisik utama.

Letkol Inf Andi Agussalim di sela-sela peninjauan itu kepada wartawan menjelaskan, TMMD merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI dan pemda, guna mempercepat pembangunan di daerah terisolir atau tertinggal.

"Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Kepulauan Aru, kami fokus pada lima sasaran fisik utama yakni, di Pulau Wamar (kota Dobo dan sekitarnya), Kecamatan Pulau-Pulau Aru dan dua titik di Kecamatan Aru Tengah Selatan yakni Desa Longgar dan Apara, dengan kegiatan pembangunan rumah tak layak huni dan pembuatan sumur bor,´jelas Letkol Andi.

Pemilihan sasaran ini kata Letkol Andi, bukan keputusan sepihak, melainkan hasil koordinasi matang dan masukan dari pemda hingga tingkat desa/kelurahan, agar manfaatnya benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara dari progres kegiatan ssmpai hari ke-9, capaian rata-rata pekerjaan telah menyentuh angka 20 hingga 30 persen, khusus untuk pembangunan sumur bor dengan ditemukan air tiap titik pengeboran.

"Saat ini, personel di lapangan tengah fokus pada pembuatan dudukan tandon serta instalasi pipa air," ujar Letkol Andi.

Meski sempat terkendala di awal pelaksanaan akibat adanya perubahan koordinasi terkait sasaran rumah, Letkol Andi optimis, seluruh target akan rampung dalam waktu 30 hari.

Selain itu, mobilisasi bahan bangunan, khususnya di wilayah Pulau Wamar, berjalan lancar tanpa hambatan berarti, sehingga pihaknya optimis sisa waktu yang ada cukup untuk menyelesaikan semua pemasangan dan pembangunan.

“Selain itu, perlu saya sampaikan bahwa untuk program pekerjaan fisik Pemkab Aru mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp 1 miliar. Sementara biaya operasional personel, termasuk uang makan dan minum satgas, sepenuhnya ditanggung anggaran TNI,” jelas Letkol Andi.

Tak hanya soal infrastruktur kata Letkol Andi, TMMD ke-127 juga menyasar aspek pembangunan SDM melalui kegiatan non-fisik meliputi, penyuluhan stunting guna meningkatkan kualitas kesehatan anak, sosialisasi bahaya narkoba, penguatan wawasan kebangsaan, edukasi kerukunan beragama dan, aksi lingkungan, melalui penanaman pohon serentak untuk menjaga kelestarian alam di Kepulauan Aru.

Letkol Andi berharap, melalui momentum TMMD ini, kemanunggalan TNI dan rakyat di Kabupaten Aru semakin erat.

"Tujuan utama kami adalah semangat gotong royong. TNI ada untuk rakyat, dan melalui pembangunan yang merata ini, kita ingin memastikan kesejahteraan masyarakat di perbatasan terus meningkat," pungkasnya.

Kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat juga, mendapat sambutan hangat seperti yang dikemukakan salah satu warga kota Dobo, Joe Garpanassy yang memberikan apresiasi tunggi atas dedikasi Satgas TMMD.

“Kami sangat bersyukur program ini sangat berdampak bagi warga, terutama mereka yang kondisi ekonominya kurang sejahtera,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara TNI dan pemkab ini luar biasa, sehingga diharapkan semua proses selesai dengan baik dan manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat. (S11)