Tingkat Kekritisan Pelanggan Meningkat, Zero Friction Jadi Solusi Utama
Sumber Foto: MIX Marcomm
Sudut Aspek

Tingkat Kekritisan Pelanggan Meningkat, Zero Friction Jadi Solusi Utama

Pelanggan saat ini semakin kritis terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh berbagai institusi, korporat, atau pelaku bisnis. Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tingkat kekritisan pelanggan, yang tercermin dari meningkatnya kesediaan mereka untuk membayar lebih demi mendapatkan pengalaman pelanggan yang luar biasa.

Menurut survei, persentase pelanggan yang bersedia membayar lebih untuk pengalaman pelanggan yang luar biasa (extraordinary customer experience) meningkat dari 85% pada periode 2010-2015 menjadi 90% pada rentang tahun 2020-2026. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran fundamental dalam dunia layanan pelanggan.

Transformasi dalam Customer Experience

Yuliana Agung, pakar Customer Experience (CX) Indonesia dan Co-Founder Heracx.ai, menekankan bahwa fokus perusahaan harus bergeser dari sekadar memuaskan pelanggan menjadi menciptakan pengalaman tanpa hambatan (zero friction). Menurutnya, pengalaman pelanggan yang mulus dan tanpa drama kini menjadi ekspektasi dasar yang harus dipenuhi oleh pelaku bisnis.

Risiko kehilangan pelanggan pun semakin tinggi, dengan 95% konsumen menyatakan bahwa mereka tidak ragu untuk berpindah merek setelah merasakan pengalaman buruk. Hal ini menyoroti pentingnya penanganan keluhan yang cepat, di mana setengah dari pelanggan mengharapkan respons terhadap keluhan mereka dalam waktu maksimal satu minggu.

Enam Aspek Penting dalam Layanan Pelanggan

Pada acara ‘CXtraordinary Evening’ yang diadakan di Jakarta, Yuliana membahas enam aspek transisi sudut pandang yang harus diadopsi oleh para pelaku bisnis:

  • Fokus pada performa perjalanan pelanggan (customer journey)
  • Empati dalam skala massal
  • Pengalaman tanpa beban (effortless experience)
  • Mengatasi pain points
  • AI assistant untuk memperkuat engagement
  • Penggunaan standar emas metrik CARRE CX

Yuliana menegaskan bahwa customer experience kini menjadi standar baru dalam mengukur keunggulan pengalaman pelanggan, yang dapat mendorong transformasi layanan dari sekadar transaksi menjadi loyalitas jangka panjang.