Teknologi Informasi Tingkatkan Partisipasi dan Transparansi Publik
Aspek News - Senin, 22/06/2026
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Pemanfaatan teknologi informasi terus menunjukkan peran strategis dalam mendukung perkembangan demokrasi di Indonesia.
Selain mempermudah akses informasi bagi masyarakat, kemajuan teknologi juga dinilai mampu meningkatkan transparansi penyelenggaraan pemerintahan serta memperkuat pengawasan publik terhadap berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah.
Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi, menilai transformasi digital telah mengubah pola partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.
Kehadiran media sosial, platform digital, dan layanan informasi berbasis internet membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses pembangunan maupun pengambilan kebijakan publik.
Menurut Darlis, kemajuan teknologi informasi memudahkan masyarakat mengakses informasi secara cepat dan luas. Teknologi tidak lagi sekadar menjadi sarana komunikasi, tetapi juga berfungsi sebagai kanal efektif untuk menyampaikan aspirasi, memberikan kritik, serta mengawasi pelaksanaan program pemerintah secara langsung.
Ia menjelaskan, kualitas demokrasi tidak hanya diukur dari pelaksanaan pemilu atau proses pergantian kepemimpinan semata. Demokrasi yang kuat juga ditentukan oleh keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Teknologi informasi memberikan ruang yang lebih terbuka bagi masyarakat untuk ikut mengawasi dan memastikan kebijakan publik berjalan sesuai kepentingan rakyat. Karena itu, literasi digital dan partisipasi publik harus terus diperkuat,” ungkapnya, Senin (22/6/2026).
Berita Terkait




