Tavares Fokus Perbaiki Antisipasi Bola Mati Jelang Laga Melawan PSM
Sumber Foto: PortalMadura.com
Fokus Utama

Tavares Fokus Perbaiki Antisipasi Bola Mati Jelang Laga Melawan PSM

PortalMadura.com – Pelatih persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, secara terbuka mengakui kelemahan antisipasi bola mati sebagai faktor utama merosotnya performa tim dalam dua laga terakhir BRI Super League 2025/2026. Menjelang laga krusial kontra PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) pukul 20.30 WIB, pelatih asal Portugal ini memastikan pembenahan intensif telah dilakukan.

Persebaya datang dengan beban berat usai menelan kekalahan beruntun: 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dan 1-3 saat menjamu Persijap Jepara. Hasil negatif ini memaksa Tavares melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya pada situasi set piece yang menjadi celah fatal tim.

“Empat dari Lima Gol Kebobolan dari Bola Mati”

Tavares tidak menutupi fakta bahwa kelemahan defensif pada situasi bola mati menjadi biang keladi hasil buruk yang menimpa Bajul Ijo. Ia merinci secara spesifik pola kebobolan tim dalam laga-laga terkini.

“Saya berbicara tentang pertandingan terakhir ketika selesai. Lima gol terakhir yang kami kebobolan, empat di antaranya dari bola mati. Itu adalah satu hal yang perlu kami kerjakan dan kami sedang mengerjakannya,” ujar Tavares seperti dilansir Kompas.com.

Pelatih berlisensi UEFA Pro ini menekankan bahwa situasi tendangan sudut dan bola mati lainnya masih menyisakan celah yang dimanfaatkan lawan. Pemain terlihat kesulitan membaca arah bola dan menjaga pergerakan lawan di area krusial—detail kecil yang berbuah gol dan mengubah jalannya pertandingan.

Pembenahan: Disiplin, Fokus, dan Agresivitas Udara

Menyadari urgensi perbaikan, Tavares memastikan sesi latihan intensif difokuskan pada antisipasi bola mati. Ia ingin Bruno Moreira dkk tampil lebih disiplin dalam positioning, lebih fokus membaca situasi, dan lebih agresif dalam duel udara.

“Saya percaya bahwa para pemain akan bekerja keras dan saya harap ini penting agar kami tidak melakukan kesalahan yang sama,” imbuhnya.

Langkah taktis ini menjadi kunci bagi Persebaya untuk menghentikan tren negatif dan kembali ke jalur kemenangan di hadapan pendukung setia, Bonek dan Bonita.

Dukungan Bonek dan Bonita: Energi di Saat Sulit

Selain aspek teknis, Tavares juga menyoroti peran vital suporter. Ia menilai kehadiran Bonek dan Bonita di tribun Stadion Gelora Bung Tomo dapat menjadi energi tambahan bagi tim yang tengah berjuang bangkit.

“Di saat-saat sulit inilah kita melihat pendukung sejati, karena sangat mudah bagi pendukung untuk datang ketika tim sedang menang dan kami harus rendah hati,” kata Tavares.

Atmosfer kandang diyakini mampu membangkitkan mental para pemain. Terlebih, Persebaya membutuhkan tiga poin penuh untuk menebus dua kekalahan sebelumnya dan menjaga posisi di papan atas klasemen.

Siasat Mengatasi Krisis Pemain

Tantangan Tavares tidak hanya pada aspek taktik. Ia juga harus memutar otak menyusul absennya sejumlah pemain kunci: Malik Risaldi, Risto Mitrevski, Rachmat Irianto, dan Toni Firmansyah akibat cedera maupun akumulasi kartu.

Keterbatasan ini mempersempit opsi rotasi, namun Tavares memilih melihatnya sebagai peluang. Ia ingin para pemain pelapis menunjukkan karakter dan kesiapan ketika kesempatan datang.

“Tidak apa-apa, pemain A, B, C, D tidak bisa bermain. Tetapi mungkin ada peluang bagi pemain lain untuk bermain. Jika pemain ini bisa bermain, dia perlu mengumpulkannya untuk meraih kesempatan ini, seperti sebuah peluang dan saya perlu melihat ini pada pemain lain,” tutur Tavares.

Konteks Klasemen: Pertaruhan Posisi Papan Atas

Persebaya kini menempati posisi kelima klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan 35 poin dari 22 laga. Posisi ini rawan digeser Persita Tangerang yang memiliki poin sama, sehingga tambahan tiga poin menjadi krusial untuk tetap dalam jalur persaingan puncak.

Di sisi lain, PSM Makassar yang berada di peringkat ke-13 dengan 23 poin tentu tidak ingin pulang tanpa perlawanan. Laga ini menjadi ujian mental bagi kedua tim di fase krusial musim.