Suasana Memanas Jelang Pemilihan Pengurus Baru FAM
SUPERBALL.ID - Meskipun belum ada tanggal pasti untuk pemilihan kepemimpinan baru Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), situasi memanas sudah mulai terasa dengan berbagai pendapat yang diungkapkan oleh banyak pihak.
Sebagian menginginkan semua Anggota Komite Eksekutif yang telah mengundurkan diri sebelumnya atau para 'veteran' tidak ikut serta dan memberi ruang bagi kepemimpinan baru untuk memimpin badan induk sebagai cara untuk menciptakan perubahan.
Pengamat sepak bola lokal yang juga mantan Wakil Presiden Asosiasi Pelatih Sepak Bola Malaysia (PJBM), Profesor Madya Dr. Zulakbal Abd Karim, berpendapat bahwa kombinasi pengalaman dan keahlian orang-orang senior dan wajah-wajah baru adalah pilihan terbaik untuk memimpin FAM.
Namun, Dosen Senior Ilmu Kepelatihan di Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) tersebut menekankan bahwa terlepas dari orang baru atau senior, yang terpenting adalah mereka yang terpilih harus benar-benar berkualitas dan dapat bekerja keras.
Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa anggota koalisi harus meneliti secara menyeluruh kandidat yang ingin mereka pilih dan tidak boleh melakukannya secara sembarangan karena akan berdampak besar pada masa depan sepak bola nasional.
"Jika memungkinkan, jangan singkirkan semua orang senior yang memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan tentang sepak bola," ujarnya sebagaimana dikutip SuperBall.id dari Bharian.com.my.
"Mereka yang benar-benar tulus dan mampu menjalankan tugasnya harus dipertahankan untuk bersama-sama membawa FAM dan sepak bola nasional ke tingkat yang lebih baik."
"Pada saat yang sama, pilihlah juga orang-orang baru yang memiliki keahlian dan pemikiran yang matang."
"Jika semua orang baru dipilih, mereka mungkin juga akan kehabisan tenaga dan ingin meminta orang-orang senior untuk mengelola sepak bola nasional."




