Suami Boiyen Diterpa Somasi Investor Terkait Dugaan Penipuan
Suami Boiyen, Rully Anggi Akbar, terseret persoalan hukum usai disomasi investor atas dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi. Foto: IG @rullyanggiakbar
SHARE
IPOL.ID – Kebahagiaan pernikahan selebritas Boiyen yang belum genap sebulan kini dibayangi persoalan hukum. Sang suami, Rully Anggi Akbar, dilaporkan menerima somasi dari seorang investor berinisial RF terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi ratusan juta rupiah. Somasi tersebut dilayangkan terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi pada usaha milik Rully bernama Sateman Indonesia.
Kuasa hukum RF, Santo Nababan, mengungkapkan kliennya merasa dirugikan setelah menanamkan modal sekitar Rp200 juta pada bisnis yang ditawarkan Rully. Menurut Santo, kerja sama investasi itu bermula pada 5 Agustus 2023, saat Rully menghubungi RF melalui aplikasi WhatsApp.
Dalam komunikasi tersebut, Rully menawarkan peluang investasi untuk pengembangan usaha Sateman Indonesia yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta. Penawaran disampaikan dalam bentuk proposal investasi dengan skema pembagian keuntungan 70 persen untuk pengelola dan 30 persen bagi investor.
Dalam proposal itu juga dicantumkan klaim pendapatan usaha selama enam bulan terakhir yang disebut mencapai Rp87,2 juta hingga Rp119 juta. Berdasarkan paparan tersebut, RF akhirnya bersedia menanamkan modal.
Baca Juga
Penyerahan Tersangka Kasus Tindak Pidana Penggelapan Premi Asuransi pada Perusahaan Pialang Asuransi
Pimpinan Ormas di Batam Ditangkap Diduga Gelapkan Belasan Kontainer
Mantan Pengacara Anak Bos Prodia Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan
1 2 3 Next Page
Follow Akun Google News Ipol.id
Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Diduga Terlibat Penipuan, penggelapan, Suami Selebritas Boiyen, Terima Somasi Investor
Share this Article
Facebook Twitter
Previous Article PIHPS Catat Kenaikan Harga Pangan, Cabai Rawit Merah Tertinggi
Next Article Inspirasi Hari Ibu, BRI Peduli Perkuat Peran Ibu Penggerak Usaha Perempuan melalui Program AURA di Bali




