Sriwijaya FC Alami Kekalahan 0-15, Pertanyakan Transparansi Tim
Sumber Foto: Vietnam.vn
Olahraga

Sriwijaya FC Alami Kekalahan 0-15, Pertanyakan Transparansi Tim

Di Stadion Internasional Banten (Serang), kekalahan terberat dalam sejarah sepak bola profesional Indonesia terjadi, yang membuat banyak orang mempertanyakan transparansi dan perilaku Sriwijaya.

Babak pertama berakhir dengan keunggulan 7-0 untuk tim tuan rumah, Adhyaksa FC, dan babak kedua menyaksikan delapan gol lagi, yang mengejutkan banyak orang.

Banyak penggemar Indonesia yang geram, menuntut agar pihak berwenang di kepulauan ini menyelidiki Sriwijaya setelah kekalahan yang tak terduga ini.

Sampai saat ini, Sriwijaya telah kebobolan 69 gol hanya dalam 18 pertandingan di Divisi Pertama Indonesia musim ini. Namun, fakta bahwa mereka kebobolan 15 gol dalam satu pertandingan tanpa mencetak satu gol pun masih mengejutkan banyak orang.

Situasi Sriwijaya saat ini sangat buruk, karena tim tersebut menghadapi krisis keuangan yang berkepanjangan, termasuk rumor tentang gaji pemain yang belum dibayar. Hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang transparansi tim.

Sriwijaya pernah menjadi salah satu kekuatan utama dalam sepak bola Indonesia, memenangkan kejuaraan nasional dua kali pada musim 2007/08 dan 2011/12, serta memenangkan tiga gelar Piala Nasional secara berturut-turut. Namun, sejak krisis keuangan pada tahun 2015, Sriwijaya mulai mengalami penurunan.