Sharp Fokus pada Segmen Menengah-Atas di Tengah Kenaikan Harga Komponen
Aspek News - BACA JUGA
Xiaomi 17 Max Bakal Tertanam Baterai 8000 mAh dan Fast Charging 100W
Samsung S26 Ultra Siap Jadi Andalan Traveler Era AI
Tiga Vendor Smartphone China Kembangkan Ponsel Lipat Layar Lebar, Honor dan Vivo Bersaing
Produk Chipset Terbaru Bakal Buat Harga Smartphone Melambung
Vivo S60 Disebut Bawa Baterai 7.200mAh dan Fast Charging 90W
Tecno Camon Slim Kantongi Sertifikasi, Bawa Baterai 7000mAh
Yuni Riadi
Selular.ID – PT Sharp Electronics Indonesia menegaskan strategi jangka panjang bisnis smartphone dengan memfokuskan diri pada segmen menengah hingga menengah atas di tengah kenaikan harga komponen memori global.
Pernyataan tersebut disampaikan Ardy, Smartphone Product Marketing Head Division PT Sharp Electronics Indonesia, yang menilai dinamika harga memori dan perubahan pola konsumsi memperpanjang siklus pembelian perangkat dalam dua hingga tiga tahun terakhir.
Menurut Ardy, kenaikan harga memori berdampak langsung pada struktur biaya produksi smartphone, terutama karena perangkat saat ini menggunakan kapasitas RAM dan penyimpanan internal yang semakin besar.
“Komponen memori menjadi salah satu elemen utama dalam struktur biaya, sehingga fluktuasi harga global memberi tekanan pada harga jual akhir,”ujar Ardy dalam Bincang Eksekutif, bersama Selular di Jakarta (05/03/26).
Pada smartphone, sensitivitas harga pasar relatif tinggi sehingga ruang untuk menyesuaikan harga jual cukup terbatas.
Kondisi ini berbeda dengan produk elektronik lain yang memiliki struktur biaya dan segmentasi pasar berbeda.
Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
Ardy menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, siklus penggantian smartphone berubah signifikan.
Jika sebelumnya konsumen cenderung mengganti perangkat setiap satu tahun, kini rata-rata bergeser menjadi dua hingga tiga tahun.
Perubahan ini berimplikasi pada volume penjualan tahunan serta strategi peluncuran produk dari masing-masing merek.
Dalam konteks tersebut, struktur pasar smartphone juga mengalami pergeseran. Ardy menyebut lebih dari 59% pasar berada di rentang middle-low hingga middle.
Namun, peluncuran produk baru semakin banyak diarahkan ke segmen middle-up. Segmen entry-level disebut tidak lagi menjadi fokus utama sebagian besar brand.
Menurutnya, sejumlah merek yang sebelumnya bermain di kelas bawah mulai naik ke segmen menengah atas.
Pergeseran ini dipengaruhi oleh dinamika supply and demand serta kebutuhan menjaga margin keuntungan di tengah kenaikan biaya produksi. Ia menilai kompetisi di segmen middle-up lebih rasional dibandingkan segmen premium atas yang sudah dikuasai pemain global besar.
Dalam situasi tersebut, PT Sharp Electronics Indonesia memilih tidak bertarung di segmen bawah untuk kategori smartphone.
Ardy menegaskan strategi Sharp pada lini smartphone berbeda dengan lini elektronik rumah tangga.
Untuk produk elektronik seperti televisi dan peralatan rumah tangga, Sharp memiliki portofolio dari kelas bawah hingga atas karena telah lama membangun basis pasar di Indonesia.
Namun pada kategori smartphone, Sharp memfokuskan diri pada segmen yang dinilai sejalan dengan positioning brand Jepang. Ardy menyebut Sharp menyasar konsumen yang mengutamakan kualitas produk dan layanan purna jual.
Strategi ini menjadi bagian dari diferensiasi di tengah persaingan yang semakin terfokus di segmen menengah.
“Banyak penyuka komik Jepang dan Gadget Jepang yang belum terjamah,”kata Ardy.
Baca Juga: Sharp Indonesia Catat Rekor Penjualan 2025, Siapkan Ekspansi Berkelanjutan 2026
Ia juga menyoroti pentingnya jaringan layanan after-sales sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Sharp telah memiliki jaringan service center di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, keberadaan jaringan layanan tersebut menjadi faktor pendukung kepercayaan konsumen terhadap produk smartphone Sharp
Tags
Sharp
BERITA SEBELUMNYA
ZTE dan SURGE Luncurkan 5G FWA 1,4GHz Komersial
BERITA SELANJUTNYA
Rayakan 56 Tahun di Indonesia, Sharp Lovers Day GIGA Fest 2026 Hadirkan 56 Hadiah Spektakuler
- Advertisement 1-
BERITA TERKAIT
Sharp Indonesia Gelar Fun Run 6.0K Bulan Depan, Segera Daftar!
Sharp Indonesia Dorong Keberlanjutan Lewat Aksi Hari Bumi 2026
Pengamat Sebut Syarat Vendor Challenger Bisa Dobrak Posisi 5 Besar Pasar HP Indonesia
Strategi Sharp hingga Nubia Untuk Masuk 5 Besar Pasar Smartphone Indonesia
Daftar Vendor HP yang Bisa Dobrak Posisi Lima Besar Merek Smartphone di Indonesia
00:54:20
KONSISTENSI SHARP BIDIK SEGMEN MID TO HIGH END DI PASAR INDONESIA
BERITA PILIHAN
AI Jadi Senjata Baru Hacker, Google Ungkap Eksploit Zero-Day
Singtel Tetap Rajanya Telekomunikasi Asia Tenggara dengan Nilai Pasar USD 61 Miliar
Panggung Asia Tenggara Bersatu, Cabal Fest 2026 Catat Rekor 10 Ribu Pemain
Donald Trump Klaim AS Lakukan Mata-mata Siber China Usai Bertemu Xi Jinping
Rencana Besar Telkom Jadi Raksasa Bisnis Fiber Optik Usai Konsolidasi BUMN
Google Mulai Batasi Penyimpanan Gratis 15GB Pengguna Gmail
Norium Jadi Senjata Baru Azko Bidik Hunian Modern
Tecno Camon Slim Kantongi Sertifikasi, Bawa Baterai 7000mAh




