Seleksi Terbuka Pengelola Kebun Binatang Bandung: Fokus pada Konservasi Hewan
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengumumkan akan segera memulai proses seleksi untuk mencari pengelola baru Kebun Binatang Bandung. Langkah ini diambil setelah izin pengelolaan yang diberikan kepada Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) dicabut oleh Kementerian Kehutanan pada awal Februari 2026. Kebun Binatang ini juga telah disegel selama tiga bulan sebagai bagian dari proses transisi tersebut.
Farhan menjelaskan bahwa proses seleksi ini dilakukan sesuai dengan fatwa hukum yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, yang mengharuskan pengelolaan aset dilakukan melalui skema kerjasama pemanfaatan dengan pihak ketiga. "Senin, saya akan mendapat laporan lengkap tentang kesiapan kita untuk melakukan seleksi terhadap pihak ketiga yang akan menjadi mitra pengelola pemanfaatan," ujarnya pada hari Minggu (29/3/2026).
Saat ini, Wali Kota belum mengungkap identitas pihak ketiga yang akan diundang untuk mengikuti proses seleksi. Ia menyebut bahwa tim seleksi baru saja ditentukan dan akan mengumumkan informasi lebih lanjut mengenai calon pengelola yang akan diundang.
Proses pencarian pengelola baru ini memang memerlukan tim seleksi sebagai respons terhadap legal opinion dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Selain itu, Farhan juga menyoroti pentingnya evaluasi biosecurity menyusul kematian dua anak harimau, Huru dan Hara, di Kebun Binatang Bandung. "Kita akan melakukan evaluasi biosecurity untuk memastikan bahwa transfer atau penularan virus berbagai macam penyakit hewan yang mungkin menular antara hewan atau pun dari hewan ke manusia, dan manusia ke hewan itu akan kita perketat," tambahnya.
Huru dan Hara adalah anak-anak harimau dari pasangan induk Shah Rukh Khan dan Jelita, yang lahir pada 12 Juli 2025 dan sempat diperkenalkan kepada publik pada bulan September 2025. Kematian kedua harimau tersebut menjadi perhatian, dan Pemkot Bandung berkomitmen untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.




