Selebritas Kenakan Pin 'ICE-Out' di Grammy 2026 Sebagai Protes Iklan Kontroversial
Sumber Foto: Kompas.com
Hiburan

Selebritas Kenakan Pin 'ICE-Out' di Grammy 2026 Sebagai Protes Iklan Kontroversial

KOMPAS.com — Gelaran Grammy Awards 2026 tak hanya menjadi ajang unjuk busana mewah di karpet merah, tetapi juga wadah penyampaian pernyataan politik.

Sejumlah selebritas papan atas, seperti Billie Eilish, Bad Bunny, dan Olivia Rodrigo, terlihat mengenakan pin merah bertuliskan “ICE-Out” pada busana mereka.

Kehadiran pin tersebut sontak memicu rasa penasaran publik dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Lantas, apa makna di balik aksesori tersebut?

Protes terhadap Iklan ICE

Melansir laporan Elle, Selasa (3/2/2026), pin “ICE-Out” merupakan simbol protes terhadap penayangan iklan perekrutan Immigration and Customs Enforcement (ICE) atau Bea Cukai dan Imigrasi Amerika Serikat yang muncul selama siaran langsung Grammy Awards 2026.

Sejumlah musisi dan seniman menilai penayangan iklan tersebut tidak tepat, mengingat Grammy merupakan panggung yang merayakan kontribusi imigran dan keberagaman budaya dalam industri musik.

Pin “ICE-Out” diinisiasi oleh kelompok aktivis seniman yang bekerja sama dengan organisasi hak asasi manusia.

Aksi ini dimaksudkan sebagai bentuk solidaritas terhadap komunitas imigran yang merasa terancam oleh kebijakan deportasi massal dan pengetatan imigrasi di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Bentuk Solidaritas Musisi

Billie Eilish, yang meraih penghargaan Song of the Year, menyematkan pin tersebut di bagian dada kiri gaunnya.

Bad Bunny juga terlihat mengenakan pin serupa saat menyampaikan pidato kemenangan yang emosional.

“Penggunaan pin ini adalah cara para artis menyatakan bahwa mereka tidak mendukung pemanfaatan panggung seni sebagai alat propaganda lembaga yang memisahkan keluarga,” ujar salah satu perwakilan penata busana artis di balik layar Grammy.

Aksi ini juga menjadi bentuk kritik terhadap Recording Academy dan jaringan televisi penyiar agar lebih selektif dalam menerima iklan, terutama yang mengandung agenda politik sensitif dan berpotensi menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Viral di Media Sosial

Gerakan “ICE-Out” dengan cepat menjadi viral di media sosial melalui tagar serupa di platform X (sebelumnya Twitter) dan Instagram.

Banyak penggemar memuji keberanian para artis yang menggunakan pengaruh mereka untuk menyuarakan isu kemanusiaan.

Aksi protes simbolik di ajang Grammy sejatinya bukan hal baru. Sebelumnya, sejumlah artis pernah mengenakan mawar putih sebagai dukungan terhadap gerakan #MeToo atau pin merah untuk meningkatkan kesadaran soal gencatan senjata di wilayah konflik.

Namun, pin “ICE-Out” dinilai sebagai salah satu aksi paling berani karena secara langsung menyoroti kebijakan domestik Amerika Serikat yang tengah berlangsung.

Hingga kini, pihak penyelenggara Grammy maupun stasiun televisi CBS belum memberikan tanggapan resmi terkait gelombang protes tersebut.