Selebritas Indonesia Serukan Solidaritas untuk Kapal Madleen yang Disergap Israel
Sumber Foto: Tempo.co
Hiburan

Selebritas Indonesia Serukan Solidaritas untuk Kapal Madleen yang Disergap Israel

Perbesar

TEMPO.CO, Jakarta - Gelombang solidaritas untuk kapal kemanusiaan Madleen menggema di media sosial. Sejumlah selebritas Indonesia lantang mengecam tindakan Israel yang mencegat kapal tersebut dan menculik 12 relawan, termasuk aktivis iklim Greta Thunberg dan anggota Parlemen Eropa, Rima Hassan.

Salah satunya datang dari Fathia Izzati, vokalis Reality Club, mengunggah pernyataan panjang di akun Instagram pribadinya @kittendust pada Senin, 9 Juni 2025. Ia mengajak para pengikutnya untuk bersikap atas tragedi yang menimpa warga Gaza dan kapal Madleen.

“Jika pada saat ini kamu masih terlalu takut untuk berbicara tentang Palestina, atau kamu merasa masih kurang informasi... Izinkan saya memberi tahu kamu,” ungkapnya. Pelantun ‘Alexandra’ itu menilai, kehancuran Gaza, termasuk bayi-bayi yang terkubur di bawah reruntuhan dan kelaparan massal, seharusnya sudah cukup menjadi alasan bagi siapa pun untuk menyatakan bahwa apa yang terjadi adalah sebuah kesalahan besar.

Fathia juga menyinggung penyergapan kapal Madleen yang membawa bantuan kemanusiaan berupa susu dan makanan untuk warga Palestina. Ia mengingatkan agar publik tidak mudah tertipu oleh tayangan video yang menunjukkan warga Israel memberi roti dan air kepada para relawan, karena menurutnya aksi tersebut merupakan bagian dari propaganda. Ia menekankan, tak perlu memahami sejarah panjang konflik untuk bersikap hari ini. “Percayalah pada apa yang kamu lihat dengan mata kepala sendiri sekarang ini,” ungkapnya.

Seruan Aksi Lainnya dari Selebritas

Musisi Kunto Aji juga turut bersuara. Melalui Instagram Story-nya pada hari yang sama, ia mengunggah ulang konten dukungan Palestina dan menambahkan keterangan, “12 orang diculik tentara Israhell. Amerika kembali menggunakan hak veto. Perlawanan memang kadang dimulai dari individu-individu pemberani, bukan dari organisasi yang seharusnya menaungi. Bantu ramaikan dan desak 12 negara ini bergerak.”

Sementara itu, aktris dan model Nadya Hutagalung turut mengunggah gambar bertuliskan ‘Madleen’ dengan latar hitam sebagai bentuk protes di Instagram. Ia juga aktif mengunggah ulang konten-konten yang mendukung Palestina di Instagram Story. Langkah serupa dilakukan Rayi Putra dari RAN dan aktris Hannah Al Rashid yang mengubggah ulang konten Greta Thunberg dan pernyataan-pernyataan solidaritas terhadap Palestina.

Aktris Zaskia Adya Mecca juga menunjukkan sikapnya lewat media sosial. “Ga ikut ke lapangan, ikut gerak di medsos! #alleyesondeck,” tulisnya di Instagram Story. Sebelumnya, Zaskia bersama suaminya, sutradara Hanung Bramantyo, juga telah melakukan perjalanan kemanusiaan ke Palestina beberapa waktu lalu.

Kecaman dari Chiki Fawzi hingga Desakan ke Presiden

Dukungan juga datang dari Chiki Fawzi dan Bella Fawzi, dua putri musisi Ikang Fawzi dan mendiang Marissa Haque. Dikenal vokal dengan isu Palestina-Israel sejak lama, keduanya menyuarakan kemarahan atas penahanan aktivis Madleen oleh Israel.

Sejak Ahad, 8 Juni, Chiki Fawzi mengunggah ulang konten yang menampilkan serangan terhadap kapal Madleen, dan menulis, “Jahaat bangett israhell sumpah.” Ia bahkan menyebut Presiden RI, Prabowo Subianto dan mendesaknya ikut beraksi terhadap genosida. “Ayoo pak tunjukkan taring bapak, tunjukkan bapak macan asiaaaa @prabowo, ” tulisnya.

Sang kakak, Bella Fawzi, ikut menyampaikan sikapnya lewat unggahan video di Instagram,“Nama saya Bella Fawzi dan saya warga negara Indonesia. Saya menuntut pembebasan segera kru Freedom Flotilla Madleen. Saya juga menolak segala agenda normalisasi dengan Israhell. Indonesia selalu berdiri bersama Palestina dan kemanusiaan."

Penyergapan Kapal Madleen oleh Israel

Kapal Madleen adalah kapal berbendera Inggris yang dioperasikan oleh Freedom Flotilla Coalition (FFC). Menurut laporan Anadolu Agency, kapal ini membawa bantuan berupa susu dan makanan untuk warga Gaza yang mengalami kelaparan akibat blokade. Madleen berangkat dari Sisilia, Italia, pada 1 Juni 2025, dan dicegat di perairan internasional oleh kapal militer Israel pada Ahad malam, 8 Juni.

Dalam siaran langsung sebelum penyergapan, tampak kapal Israel mengepung Madleen. Tentara memerintahkan para relawan untuk mengangkat tangan. “SOS! Para relawan di 'Madleen' telah diculik oleh pasukan Israel,” tulis FFC di Telegram. Pelapor Khusus PBB untuk Palestina, Francesca Albanese, yang sempat terhubung dengan kapten kapal mengatakan, “Pada saat kapal dicegat, tidak ada yang terluka, kapten meminta saya untuk merekam.” Sambungan kemudian terputus ketika ia mendengar suara tentara Israel di latar belakang.

Blokade laut terhadap Gaza diberlakukan sejak 2007, saat Hamas mengambil alih wilayah tersebut. Sejak serangan Hamas ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan lebih dari 1.200 orang, serangan balasan Israel telah menewaskan lebih dari 54.880 warga Palestina menurut Kementerian Kesehatan Gaza. PBB memperingatkan bahwa lebih dari dua juta penduduk Gaza kini menghadapi kelaparan akibat blokade yang semakin brutal.