Sekatup Sari Indonesia Raih TOP 50 Koperasi dan UKM Ekspor Award 2026
Sumber Foto: Kompas.com
Internasional

Sekatup Sari Indonesia Raih TOP 50 Koperasi dan UKM Ekspor Award 2026

Aspek News - KOMPAS.com – Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), Sekatup Sari Indonesia, meraih penghargaan TOP 50 Koperasi & UKM Ekspor Award 2026 dengan predikat GREAT kategori Food and Beverage and Apparel.

Digelar oleh Peluang Media Group, kegiatan hasil kolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM itu merupakan ajang apresiasi terhadap koperasi serta pelaku UMKM berorientasi ekspor yang sukses menembus pasar global.

Raihan penghargaan tersebut menunjukkan bahwa Sekatup Sari Indonesia memiliki keunggulan dari segi tata kelola, daya saing produk, serta kapasitas ekspor di sektor pangan dan produk turunan kreatif.

Produk unggulan dari usaha binaan itu meliputi herbal teh gaharu, hingga beragam makanan ringan yang telah mendapatkan pengakuan atas kualitas, cita rasa, dan standar kemasannya yang kompetitif.

Pembinaan jadi kunci keberhasilan

Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (VP TJSL) Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) Rezha Abdillah menyampaikan, keberhasilan Sekatup Sari Indonesia menjadi bukti bahwa produk lokal berbasis potensi daerah memiliki daya saing kuat jika didukung pembinaan terarah dan berkelanjutan.

Capaian tersebut, lanjutnya, merupakan hasil dari pembinaan komprehensif yang selama ini telah dijalankan oleh Pupuk Kaltim untuk mendorong peningkatan daya saing dan kemandirian UMKM lokal, khususnya di Kota Bontang, Kaltim.

Ia menambahkan, Pupuk Kaltim tidak menempatkan pembinaan UMKM sebagai program sesaat, tetapi komitmen jangka panjang untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

“Oleh karena itu, UMKM binaan tidak hanya didorong untuk produktif di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar lokal ataupun ekspor,” ungkap Rezha dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (27/2/2026).

Pupuk Kaltim sendiri secara konsisten terus mengembangkan beragam program pemberdayaan untuk memperkuat daya saing serta pola pikir kewirausahaan berbasis keberlanjutan.

Beberapa program yang diadakan mencakup manajemen usaha, business coaching, fasilitasi sertifikasi, dukungan promosi pada berbagai expo, hingga pembukaan akses jejaring pasar nasional dan internasional.

Rezha menyampaikan, keberhasilan pembinaan tidak hanya dinilai dari total omzet yang diraih, tetapi juga dari tata kelola dan pemanfaatan peluang pasar, serta kemampuan dalam menjaga konsistensi kualitas.

"Keberhasilan Sekatup Sari Indonesia menjadi salah satu perwujudan komitmen tersebut. Dengan pembinaan berkelanjutan, niscaya akan mampu menghasilkan UMKM lokal yang siap bersaing di pasar global,” ucapnya.

Sejalan, Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Anggono Wijaya turut mengapresiasi prestasi yang diraih Sekatup Sari Indonesia.

Anggono menilai, keberpihakan terhadap pengembangan UMKM merupakan bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan operasional perusahaan.

“Pupuk Kaltim sangat berkomitmen dalam mendorong UMKM lokal agar naik kelas dan go internasional. Kami ingin pelaku usaha di Kota Bontang dan wilayah sekitar tidak hanya menjadi pemain lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional, bahkan internasional,” ujar Anggono.