Satu Tahun Kepemimpinan Satria-Tjok Surya: Fokus pada Pembangunan Layanan Dasar
Sumber Foto: NUSABALI.com
Fokus Utama

Satu Tahun Kepemimpinan Satria-Tjok Surya: Fokus pada Pembangunan Layanan Dasar

SEMARAPURA, NusaBali.com - Kepemimpinan Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra genap memasuki satu tahun masa pengabdian pada 20 Februari 2026.

Dalam fase awal ini, arah pembangunan daerah mulai terbaca, ditandai realisasi bertahap sejumlah program prioritas yang menitikberatkan pada layanan dasar dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Klungkung I Made Satria, Jumat (20/12) mengatakan Pemerintah Kabupaten Klungkung bergerak dengan pendekatan bertahap, menyasar program yang memberi dampak langsung. Infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan layanan publik menjadi fokus utama sepanjang 2025.

Di sektor infrastruktur, penanganan dilakukan pada sejumlah ruas jalan di wilayah daratan Klungkung, termasuk rehabilitasi jalan dan perbaikan saluran irigasi subak. Sementara di wilayah kepulauan Nusa Penida, perbaikan menyasar ruas strategis seperti jalan utama Sebunibus, senderan menuju Kristal Bay yang sempat jebol, hingga pelebaran tanjakan. Pembangunan juga menyentuh akses menuju Broken Beach yang direncanakan akan dilanjutkan dengan pengaspalan pada tahun 2026.

Perbaikan akses lainnya turut dilakukan di sejumlah titik, seperti jalan menuju Kelingking, Penutuk, Banjar Buluh, ruas Sedehing-Sekartaji, serta jalur menuju Atuh. Di sisi lain, pemeliharaan rutin terhadap jalan berlubang tetap berjalan sebagai bagian dari upaya menjaga konektivitas antarwilayah. Infrastruktur vital berupa Jembatan Kuning penghubung Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan juga mendapat penanganan.

"Perbedaan karakter wilayah daratan dan kepulauan masih menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, percepatan pembangunan di Nusa Penida terus didorong, terutama pada akses jalan yang berperan penting bagi mobilitas warga dan pariwisata," kata Bupati Satria.

Pada sektor kesehatan, pembangunan difokuskan pada peningkatan kualitas layanan. Di antaranya pembangunan ruang VIP dan Kelas I di RSUD Gema Santi, ruang bersalin di Puskesmas II Jungut Batu, serta gedung Pustu di Desa Lembongan. Di RSUD Klungkung, penambahan ruang hemodialisis (HD), pembangunan rumah duka, serta pengadaan alat kesehatan menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan. Selain itu, kerja sama dengan BPJS terus diperkuat guna menjaga keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC).

Di bidang pendidikan, pembangunan difokuskan pada peningkatan sarana belajar, mulai dari pembangunan gedung TK Negeri hingga perbaikan ruang kelas di sejumlah sekolah untuk menunjang kenyamanan proses belajar mengajar. Sementara di sektor persampahan, optimalisasi TOSS Center Karangdadi dilakukan bersamaan dengan pembangunan TPST Jungut Batu dan TPST Biaung yang dilengkapi mesin pengolahan sampah.

Untuk layanan air bersih, pemerintah daerah melakukan pemasangan sambungan rumah di Desa Tanglad serta membangun sistem pengolahan air bersih berbasis teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Desa Jungut Batu sebagai solusi atas keterbatasan sumber air bersih.

Di tengah pembangunan fisik, perhatian terhadap pelestarian adat, tradisi, dan budaya tetap dijaga. Salah satunya melalui peningkatan santunan program Pitra Bakti dari Rp1 juta menjadi Rp2 juta. Selain itu, diluncurkan pula program Ngaben Massal dengan bantuan Rp5 juta per sawa, dengan batas maksimal 30 sawa dalam satu kegiatan.

Memasuki tahun 2026, program baru kembali digulirkan, yakni bantuan pembuatan ogoh-ogoh sebesar Rp5 juta untuk setiap Sekaa Teruna yang berpartisipasi dalam perayaan Pengerupukan menjelang Hari Raya Nyepi. "Berbagai program ini merupakan upaya kami menghadirkan pembangunan yang merata dan berkeadilan, sekaligus menjaga jati diri budaya Klungkung,” ujar Bupati Satria.

Satu tahun perjalanan ini menjadi fase awal penataan arah pembangunan. Pekerjaan rumah masih terbentang, terutama dalam mendorong pemerataan antara wilayah daratan dan kepulauan. Bupati Satria berharap ini menjadi fondasi bagi pembangunan Klungkung yang lebih terarah dan berkelanjutan ke depan. *gik