Saiya Camp Gelar SPA Vol. 3: Street Fight Profesional untuk Komunitas Motor
Sumber Foto: Koran Jakarta ®
Sosial

Saiya Camp Gelar SPA Vol. 3: Street Fight Profesional untuk Komunitas Motor

JAKARTA – Saiya Camp kembali menggelar ajang street fight dengan kemasan berbeda. Mengusung konsep sportainment dan menggandeng komunitas otomotif, Saiya Camp akan menghelat “Saiya Punya Acara (SPA) Vol. 3” di Thamrin 10 Food & Creative Park, Jakarta, pada Sabtu (7/2) malam.

Tak sekadar pertarungan adu fisik, SPA Vol. 3 dirancang sebagai tontonan profesional yang terstruktur, aman, dan menghibur. Inisiatif ini lahir dari tangan atlet MMA profesional Rahman Husin, yang ingin mendefinisikan ulang street fight sebagai wadah positif bagi pegiat combat sport sekaligus komunitas otomotif.

“Kami ingin mengubah stigma. Daripada kebut-kebutan atau tawuran, komunitas motor kami rangkul dan beri ruang untuk bertanding secara sportif,” ujar Rahman Husin.

Ket. Ilustrasi pertarungan "Saiya Punya Acara (SPA) Vol. 3” di Thamrin 10 Food & Creative Park, Jakarta, pada Sabtu (7/2) malam.

“Ini bukan cuma soal kalah atau menang, tapi tentang persahabatan dan kebanggaan bertarung secara benar,” lanjutnya.

Antusias publik terhadap street fight menjadi alasan utama Saiya Camp menaikkan standar kompetisi. SPA Vol. 3 menghadirkan Elite Fight Card yang terdiri dari 26 pertandingan, dengan pembagian level yang jelas dan terukur.

Rinciannya, 20 partai amatir difokuskan sebagai ajang pembinaan, 1 partai entertainment sebagai laga hiburan, serta 5 partai profesional yang menjadi laga utama. Struktur ini dirancang untuk memberi jalur karier nyata bagi petarung dari level akar rumput menuju panggung profesional.

Untuk menjaga objektivitas dan legalitas, seluruh pertandingan berada di bawah supervisi Asosiasi Olahraga Kombat Indonesia (AOKI). Dewan juri dan wasit yang bertugas merupakan tenaga berlisensi resmi.

Berbeda dari street fight ilegal yang kerap menuai kontroversi, Saiya Camp menempatkan faktor keamanan sebagai prioritas utama. Seluruh laga digelar di ring Muay Thai standar nasional berukuran 6x6 meter, dilengkapi matras pengaman setebal 5 cm.

Tim medis dan personel keamanan disiagakan penuh untuk memastikan keselamatan atlet serta kenyamanan penonton. Saiya Camp juga menerapkan struktur liga transparan dengan pembagian kelas berat kompetitif, mulai dari 51 kg hingga 85 kg. Dengan sistem ini, perjalanan petarung dari level amatir ke profesional dapat terukur dan berkelanjutan.

Salah satu poin pembeda SPA Vol. 3 adalah komitmen terhadap kesejahteraan atlet. Rahman Husin menegaskan bahwa seluruh petarung tetap mendapatkan bayaran, termasuk di level amatir.

“Para petarung tetap dibayar. Untuk pemenang, kami siapkan jalur naik level agar karier mereka berlanjut,” ujar Rahman.

Langkah ini diharapkan dapat memotivasi atlet untuk berlatih secara serius dan bertanding dengan menjunjung sportivitas, sekaligus menutup ruang bagi praktik street fight liar yang membahayakan.

Kolaborasi dengan komunitas otomotif menjadikan acara ini sebagai ruang interaksi lintas minat, sekaligus platform strategis bagi sponsor untuk menjangkau audiens Jabodetabek serta para influencer di sektor olahraga dan otomotif.

Saiya Camp merupakan organisasi yang berfokus pada pengembangan atlet combat sports dan penguatan solidaritas komunitas. Di bawah kepemimpinan Rahman Husin, Saiya Camp terus mendorong terciptanya ruang tanding profesional yang inklusif dan berstandar tinggi.