Rumah Rihanna Ditembak, Pelaku Berhasil Ditangkap Setelah Melarikan Diri
Aspek News - SEPUTAR CIBUBUR -Insiden penembakan mengejutkan terjadi di rumah penyanyi dunia Rihanna di kawasan elit Beverly Hills, Los Angeles, Amerika Serikat.
Seorang perempuan bersenjata melepaskan tembakan ke arah rumah mewah sang bintang pop pada Minggu siang waktu setempat.
Polisi Los Angeles bergerak cepat setelah menerima laporan darurat dari warga sekitar. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap sekitar 30 menit setelah kejadian.
Beruntung, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut meski beberapa peluru sempat mengenai bagian rumah.
Kronologi Penembakan
Menurut laporan aparat penegak hukum, penembakan terjadi sekitar pukul 13.21 waktu setempat di kawasan Beverly Hills Post Office, wilayah elit di Los Angeles.
Seorang perempuan berusia 35 tahun diketahui membawa senjata bergaya AR-15 dan menembakkan beberapa peluru ke arah rumah Rihanna.
Polisi menyebut pelaku menembak dari dalam mobil yang diparkir di seberang gerbang rumah.
Radio komunikasi kepolisian bahkan menyebut sekitar 10 tembakan dilepaskan ke arah kediaman sang penyanyi.
Salah satu peluru dilaporkan menembus dinding bangunan rumah tersebut.
Saat kejadian berlangsung, Rihanna disebut sedang berada di dalam rumahnya.
Pelaku Kabur Menggunakan Tesla
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri menggunakan mobil Tesla putih melalui Coldwater Canyon Drive.
Polisi kemudian menyebarkan ciri-ciri kendaraan dan identitas pelaku melalui radio komunikasi internal.
Deskripsi yang diberikan meliputi rambut pelaku yang dikepang, pakaian berupa blus krem, serta kondisi mobil yang terlihat kotor di bagian bawah.
Helikopter kepolisian akhirnya menemukan kendaraan pelaku dan mengikuti pergerakannya hingga ke kawasan Sherman Oaks.
Sekitar 30 menit setelah panggilan darurat 911, polisi berhasil menghentikan mobil tersebut di area parkir sebuah pusat perbelanjaan.
Juru bicara kepolisian Los Angeles, Armen Arias, mengatakan petugas menemukan senapan serbu di dalam mobil pelaku.
Selain itu, polisi juga menemukan tujuh selongsong peluru di kendaraan tersebut.
Kerusakan di Rumah Rihanna
Polisi menemukan beberapa tanda kerusakan di lokasi kejadian.
Lubang peluru ditemukan di gerbang rumah serta di sebuah kendaraan RV yang diparkir di halaman.
Rumah yang menjadi sasaran penembakan merupakan mansion bergaya kolonial di kawasan Beverly Hills Post Office.
Rihanna diketahui tinggal di rumah tersebut bersama pasangannya A$AP Rocky dan tiga anak mereka.
Insiden ini bukan pertama kalinya rumah Rihanna mengalami gangguan keamanan.
Pada 2018, seorang pria bernama Eduardo Leon pernah menyusup ke rumah Rihanna di kawasan Hollywood Hills.
Pria tersebut memanjat pagar dan masuk ke rumah saat Rihanna tidak berada di tempat. Ia bahkan berada di dalam rumah selama sekitar 12 jam sebelum akhirnya ditemukan oleh asisten sang penyanyi.
Leon kemudian mengaku bersalah atas tuduhan menguntit Rihanna.
Identitas Pelaku Penembakan
Polisi mengidentifikasi pelaku sebagai Ivanna Ortiz, perempuan asal Orlando, Florida.
Menurut catatan publik, Ortiz memiliki beberapa riwayat hukum sebelumnya. Ia pernah terlibat dalam kasus kebangkrutan pada 2013.
Pada 2021, ia juga sempat ditangkap karena dugaan mengemudi secara ceroboh. Dua tahun kemudian, Ortiz kembali ditangkap atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga.
Meski memiliki catatan hukum, Ortiz diketahui bekerja sebagai terapis wicara berlisensi.
Ia diketahui aktif di Facebook dan sering mengunggah video dirinya bernyanyi rap dan menari sambil menyebut sejumlah selebritas.
Beberapa unggahan bahkan menyinggung Rihanna secara langsung.
Pada 17 Februari, Ortiz memposting meme yang menuduh Rihanna mengidap AIDS. Beberapa hari kemudian, ia menandai akun Rihanna dan meminta sang penyanyi berbicara dengannya.




