Perpustakaan Lumajang Jadi Pusat Pembelajaran Teknologi bagi Generasi Muda
Sumber Foto: InfoPublik
Teknologi

Perpustakaan Lumajang Jadi Pusat Pembelajaran Teknologi bagi Generasi Muda

Bupati Lumajang: Perpustakaan Harus Jadi Ruang Belajar Teknologi bagi Generasi Muda

: Kominfo Lumajang/Ferdian

Oleh MC KAB LUMAJANG, Rabu, 14 Januari 2026 | 16:48 WIB - Redaktur: Tri Antoro - 4K

Lumajang, InfoPublik — Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk memperluas akses pendidikan teknologi bagi generasi muda secara konkret dan merata.

Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah penyediaan fasilitas kelas robotik di Gedung Perpustakaan Daerah yang berlokasi di pusat kota Lumajang. Fasilitas ini akan menjadi ruang belajar terbuka, inklusif, dan mudah dijangkau oleh pelajar dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi.

Indah Amperawati menjelaskan bahwa transformasi perpustakaan menjadi pusat literasi modern merupakan kebutuhan mendesak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, perpustakaan tidak boleh lagi hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran berbasis inovasi dan teknologi.

“Perpustakaan hari ini tidak hanya bicara buku, tetapi juga bagaimana anak-anak kita belajar teknologi, berinovasi, dan menyiapkan diri menghadapi masa depan,” ujar Indah Amperawati dalam acara Peresmian Kampung Robot di Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, pada Selasa (14/1/2026).

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memastikan pendidikan teknologi dapat diakses secara merata oleh seluruh anak di Lumajang. Dengan lokasi perpustakaan yang strategis, kelas robotik diharapkan mampu menjangkau pelajar dari berbagai wilayah dan latar sosial.

“Kami ingin setiap anak Lumajang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar teknologi. Pemerintah harus hadir sebagai fasilitator, membuka ruang, dan memberi dukungan nyata,” lanjutnya.

Sejalan dengan inisiatif tersebut, penggagas Kampung Robot Lumajang, Ferdiansyah, menyambut baik dukungan pemerintah daerah. Ia menilai kolaborasi ini menjadi faktor penting agar gerakan edukasi robotik dapat tumbuh secara berkelanjutan dan tidak berhenti sebagai program jangka pendek.

“Ketika ruang belajar berada di tempat yang mudah diakses, anak-anak akan lebih berani mencoba dan berkreasi. Inilah kunci agar pendidikan teknologi benar-benar menyentuh semua lapisan,” kata Ferdiansyah.

Menurutnya, pembelajaran robotik tidak sekadar mengenal perangkat teknologi, melainkan juga membentuk karakter dan pola pikir generasi muda.

“Robotik melatih anak-anak untuk berpikir logis, bekerja sama, dan berani memecahkan masalah. Ini bekal penting agar mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta,” tegasnya.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas edukasi teknologi diharapkan menjadikan kelas robotik di Gedung Perpustakaan Daerah Lumajang sebagai pusat pembelajaran terbuka yang mampu melahirkan talenta teknologi lokal. Program ini juga diharapkan memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi tantangan pembangunan di era digital dan revolusi industri masa depan.

(MC Kab. Lumajang/Ferdian/An-m)

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber infopublik.id