Perpindahan Polda Maluku Utara ke Sofifi: Tantangan dan Harapan
Rencana perpindahan aktivitas Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara dari Ternate ke Sofifi pada 8 September 2025 menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai kesiapan infrastruktur dan dampaknya terhadap perkembangan daerah. Sofifi, yang ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Maluku Utara berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 46 Tahun 1999, diharapkan dapat meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam Undang-Undang yang disahkan pada 4 Oktober 1999, Pasal 9 ayat (1) menyatakan bahwa "Ibukota Provinsi Maluku Utara berkedudukan di Sofifi". Namun, Pasal 20 ayat (1) menjelaskan bahwa ibu kota sementara akan tetap berada di Ternate hingga prasarana dan sarana di Sofifi memadai. Poin ini menunjukkan bahwa ada tenggat waktu lima tahun untuk memfungsikan ibu kota definitif di Sofifi.
Menurut akademisi Universitas Bumi Hijrah Maluku Utara, Indra Abidin, pemaknaan frasa 'sarana dan prasarana' harus mencakup pembentukan entitas badan hukum publik, yakni Kota Sofifi. Pembangunan yang direncanakan ini tidak hanya sekadar perpindahan lokasi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya "nation building" untuk menciptakan kesadaran kolektif dalam pelaksanaan tugas dan pembangunan daerah.
Abidin menekankan bahwa pembangunan harus dilakukan secara terencana dan sadar, dengan tujuan untuk mencapai modernitas dan kesejahteraan masyarakat. Jika proses nation building dianggap sebagai momentum, maka hasilnya mungkin tidak merata dan bisa meninggalkan beberapa daerah tertinggal.
Lebih jauh, setelah perpindahan Polda, diharapkan akan diikuti oleh perkembangan sektor lain, seperti ekonomi, transportasi, sosial, dan pendidikan. Penting bagi pemerintah dan DPRD untuk memastikan bahwa semua sektor ini berjalan seiring dengan aspirasi masyarakat untuk mencapai cita-cita pembangunan yang merata.
Secara keseluruhan, perpindahan Polda ke Sofifi merupakan langkah strategis yang dapat berkontribusi pada kemajuan daerah, asalkan diiringi dengan kesiapan infrastruktur dan dukungan dari semua pihak terkait.




