Pembangunan Infrastruktur dan Pariwisata Jadi Prioritas di Bukit Batu
BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menempatkan Kecamatan Bukit Batu sebagai salah satu wilayah strategis dalam rencana pembangunan tahun 2026.
Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak menyebut ada dua sektor unggulan yang akan menjadi fokus utama pengembangan di wilayah tersebut, yakni peningkatan infrastruktur dasar dan optimalisasi kawasan wisata.
Pernyataan ini disampaikan Arbert saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bukit Batu di Villa Getsemani, Rabu 4 Februari 2026.
"Penguatan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan merupakan kebutuhan mendesak untuk memperlancar konektivitas antar-kelurahan serta mendukung mobilitas ekonomi masyarakat lokal," katanya.
Di sisi lain, sektor pariwisata dinilai memiliki potensi besar yang belum tergarap secara maksimal di Bukit Batu.
Ia menekankan bahwa pengembangan kawasan wisata akan dilakukan secara terpadu guna menarik minat wisatawan, yang pada akhirnya diharapkan dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Selain fokus pada dua sektor tersebut, Arbert juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara usulan masyarakat dengan kebijakan pusat.
Ia mendorong agar program pembangunan di tingkat kecamatan tetap selaras dengan Program Strategis Nasional (PSN), termasuk dukungan terhadap sektor pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Kelurahan.
Dia berharap proses perencanaan melalui Musrenbang ini dapat menghasilkan program yang benar-benar berkualitas dan transparan.
Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar pembangunan yang direncanakan tidak hanya tepat sasaran secara fisik, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan sosial jangka panjang. (HENDRI/R)




