Pekan Ilmiah Santri 2026: Wamen Stella Soroti Pentingnya Pemikiran Kritis di Era AI
Sumber Foto: Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Sudut Aspek

Pekan Ilmiah Santri 2026: Wamen Stella Soroti Pentingnya Pemikiran Kritis di Era AI

Malang - Dalam acara Pekan Ilmiah Santri 2026 yang diselenggarakan oleh STAIMA Al-Hikam di Malang pada tanggal 7 Februari, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, memberikan penjelasan mengenai adaptasi mahasiswa terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Wamen Stella menjelaskan bahwa AI telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk sosial, pendidikan, dan ekonomi. Ia menyoroti besarnya investasi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar dalam mengembangkan algoritma AI, yang mencapai triliunan rupiah. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang prioritas pengeluaran tersebut.

“Apakah bijak jika kita mengeluarkan uang untuk melatih AI dibanding mencerdaskan anak muda kita? Bahkan hingga hari ini banyak ahli yang memperdebatkan hal ini,” ungkap Wamen Stella.

Selain aspek ekonomi, Wamen Stella juga menggarisbawahi dampak sosial dari kehadiran AI. Ia mencatat bahwa AI telah mengubah dinamika sosial, termasuk penyebaran informasi dan hoaks di masyarakat. Perubahan tersebut juga berimbas pada dunia pendidikan, di mana penggunaan AI dalam proses belajar menjadi sorotan penting.

Wamen Stella menekankan perlunya literasi AI di kalangan masyarakat agar dapat membedakan informasi yang benar dari yang tidak. Dalam pemaparan tersebut, ia mengingatkan bahwa AI berpotensi menyajikan data yang bias.

“Mampu mengevaluasi hasil AI berawal dari kemampuan berpikir yang reflektif. Jika Anda memilikinya, maka Anda tidak akan tergantikan oleh AI,” katanya.

Di akhir pemaparan, Wamen Stella mengingatkan bahwa kampus adalah tempat untuk berinovasi. Ia menekankan bahwa banyak perusahaan kecerdasan buatan saat ini lahir dari lingkungan kampus. Oleh karena itu, ia berharap mahasiswa terus berinovasi dan menciptakan penemuan baru yang bermanfaat di masa depan.