PBSI Evaluasi Penampilan Tim Indonesia Usai AJC 2026
Sumber Foto: Sudutpandang.id
Sudut Aspek

PBSI Evaluasi Penampilan Tim Indonesia Usai AJC 2026

Aspek News - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penampilan tim Indonesia setelah mengikuti Asia Junior Championships (AJC) 2026. Evaluasi ini sebagai persiapan menuju World Junior Championships (WJC) 2026, dengan fokus pada perbaikan aspek taktikal, mental bertanding, dan peningkatan pengalaman internasional atlet muda.

Awal Kejadian

Manajer Tim Indonesia di AJC 2026, Eskar Denatara, menyatakan bahwa hasil yang diperoleh selama kejuaraan junior tingkat Asia menjadi bahan evaluasi penting bagi PBSI. Meskipun belum berhasil membawa pulang gelar juara, kejuaraan ini memberikan banyak pelajaran yang akan dijadikan dasar dalam pembenahan sebelum menghadapi WJC 2026.

Perkembangan

Eskar menjelaskan bahwa tantangan terbesar di AJC 2026 adalah format pertandingan beregu dengan sistem game 55 poin. Hal ini menuntut setiap tim untuk memanfaatkan momen dengan cepat. Ia mencatat bahwa tim Indonesia mampu memanfaatkan momentum saat menghadapi Korea di fase grup, tetapi kehilangan beberapa poin krusial saat melawan Malaysia dan Thailand. Secara umum, kualitas teknik, kondisi fisik, dan mental para atlet Indonesia menunjukkan perkembangan positif, namun masih ada aspek yang perlu diperbaiki untuk bersaing di level dunia.

Kondisi Terakhir

Dalam evaluasi ini, PBSI juga mencermati perkembangan kekuatan negara-negara peserta AJC 2026, yang kini semakin kompetitif. Eskar menyebut bahwa dominasi sebelumnya oleh China, Jepang, dan Korea Selatan kini diimbangi oleh negara-negara seperti Thailand, Hong Kong China, dan Chinese Taipei. Oleh karena itu, PBSI berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet usia muda agar tidak tertinggal dalam persaingan internasional. Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan program latihan menuju WJC 2026, dengan fokus pada peningkatan kemampuan teknik, fisik, strategi permainan, dan mental bertanding. Eskar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia atas hasil di AJC 2026 dan berharap para atlet dapat berprestasi lebih baik di WJC.