PAM JAYA dan WCR Bersinergi Cegah Stunting Melalui Edukasi Gizi di Jakarta Utara
Sumber Foto: Mureks
Fokus Utama

PAM JAYA dan WCR Bersinergi Cegah Stunting Melalui Edukasi Gizi di Jakarta Utara

PAM JAYA melalui Daya Wanita PAM JAYA bersinergi dengan Women and Children Resilience (WCR) meluncurkan program Edukasi Gizi Cerdas dan Ketahanan Air. Inisiatif ini bertujuan untuk mencegah stunting atau kekerdilan pada generasi penerus bangsa, dengan menyasar ibu-ibu di tiga kelurahan di Jakarta Utara.

Kolaborasi antara PAM JAYA dan Women and Children Resilience (WCR) untuk isu kesehatan.

Fokus utama inisiatif ini adalah pencegahan stunting pada anak-anak dan generasi muda.

Program dilaksanakan di wilayah Jakarta Utara, menyasar komunitas lokal.

Edukasi yang diberikan mencakup pentingnya gizi seimbang dan cerdas.

Juga ditekankan peran krusial akses air bersih dan ketahanan air dalam kesehatan.

Tujuan jangka panjang adalah menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas stunting.

Ketua Women and Children Resilience (WCR), Margaretha Hanita, menekankan pentingnya program ini bagi masa depan anak-anak. “Generasi penerus berada pada masa emas yang sangat menentukan. Kita tentu berharap anak-anak tumbuh dengan dukungan yang positif, baik dari sisi gizi, lingkungan, maupun pola asuh. Edukasi kepada seorang ibu menjadi titik awal yang sangat penting, karena dari sanalah kualitas generasi masa depan dibentuk, yang pada akhirnya akan memengaruhi arah bangsa ke depan,” ujar Hanita dalam keterangannya pada Kamis, 19 Februari 2026.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Kegiatan edukasi ini telah dilaksanakan di Kantor Kelurahan Semper Timur, Kelurahan Penjaringan, dan Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara. Peserta program meliputi ibu-ibu TP PKK, Dasawisma, dan kader Posyandu yang berperan vital di komunitas mereka.

Pada kegiatan perdana yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara, pada Selasa, 10 Februari 2026, para peserta diajak memahami konsep Gizi Cerdas. Materi utama berfokus pada pemenuhan protein hewani sejak dini, yang dianggap sebagai kunci penting bagi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak. Selain itu, program ini juga menyoroti keterkaitan erat antara pencegahan stunting dengan aspek sanitasi dan ketahanan air. Akses terhadap air bersih yang memadai menjadi fondasi untuk menciptakan lingkungan sehat, sehingga anak-anak terhindar dari penyakit infeksi yang dapat menghambat penyerapan nutrisi.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menegaskan bahwa keterlibatan Daya Wanita PAM JAYA merupakan pendekatan langsung ke keluarga. “Upaya menurunkan stunting tidak bisa dilakukan sendiri dan tidak bisa hanya lewat satu pendekatan. Melalui peran Daya Wanita PAM JAYA, kami ingin hadir lebih dekat dengan para ibu, berbagi pengetahuan tentang gizi dan pentingnya air bersih, karena dari keluargalah masa depan anak-anak Jakarta dibentuk,” kata Arief.

Melalui kolaborasi ini, Daya Wanita PAM JAYA berharap dapat terus berkontribusi dalam gerakan masyarakat yang peduli terhadap gizi anak dan ketahanan air. Catatan Mureks menunjukkan, sinergi semacam ini memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga sehat dan lingkungan yang lebih berdaya.