LAZIS Sabilillah Tingkatkan Program Pendidikan dan Sosial di Malang
RRI.CO.ID, Malang - LAZIS Sabilillah menjalankan beragam program sosial dengan fokus utama pada sektor pendidikan. Hal ini disampaikan Sekretaris Lazis Sabilillah, Ustadz Muhammad Sholeh, yang menegaskan bahwa pendidikan menjadi perhatian sejak awal berdirinya lembaga.
“Alhamdulillah yang paling banyak memang kita sejak awal itu lebih fokus kepada pendidikan,” ujar Sholeh, Kamis (26/2/2026).
Fokus tersebut sudah dimulai sejak 2001–2002 ketika Lazis masih berbentuk lembaga dana sosial.
Pada masa awal, bantuan pendidikan banyak diberikan untuk membantu pembayaran SPP siswa. Seiring waktu, permintaan bantuan terus meningkat dari sekolah maupun rekomendasi lingkungan.
Sholeh menjelaskan, banyak pihak mengajukan rekomendasi agar anak-anak tertentu mendapatkan bantuan pendidikan.
“Itu direkomendasikan oleh lingkungan bahwa beberapa anak layak mendapatkan bantuan,” katanya.
Dalam perkembangannya, Lazis Sabilillah menyesuaikan program dengan ketentuan nasional pengelolaan zakat. Ada empat bidang utama yang dijalankan, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan usaha.
“Dari beberapa bidang itu, semuanya kita pegang dan kita laksanakan,” jelas Sholeh. Pendidikan tetap menjadi program terbesar yang dijalankan hingga saat ini.
Saat ini, Lazis Sabilillah membina sekitar 250 anak asuh yang tersebar di wilayah kota dan kabupaten Malang. Program pendidikan mencakup jenjang dasar, menengah, hingga pendidikan tinggi.
Untuk pendidikan tinggi, Lazis Sabilillah memberikan beasiswa hingga lulus.
“Pendidikan tinggi itu kita biayai sampai selesai kuliah S1 dan S2,” tandas Sholeh.
Selain pendidikan, Lazis Sabilillah juga menjalankan program kemanusiaan seperti program cinta lansia. Sekitar 190 lansia rutin mendapatkan layanan kesehatan, bantuan transport, hingga sembako melalui program tersebut.




