Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Terburuk di Dunia
Pembangunan jalur Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B berlangsung di Manggarai, Jakarta, Senin (16/2/2026). Foto : Antara/Darryl Ramadhan/wsj.
Share on Facebook Share on Twitter
INDOPOSCO.ID – Kualitas udara di Jakarta pada Sabtu (21/2/2026) pagi ini menduduki posisi 10 besar sebagai kota dengan udara terburuk di dunia dan masuk kategori udara tak sehat.
Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.25 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di posisi ketujuh terburuk di dunia dengan angka 161 atau masuk dalam kategori tidak sehat.
Baca Juga:
KPK Kantongi Rp100 Miliar Terkait Korupsi Haji, Termasuk Rp8,4 Miliar dari Khalid Basalamah
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang hingga Pertengahan Mei 2026
Italia Tolak Mentah-mentah Usulan Trump Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Polusi udara Jakarta yakni PM2.5 dan nilai konsentrasi 70 mikrogram per meter kubik.
Angka itu memiliki penjelasan tingkat kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif, karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif, atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.
Sedangkan kategori tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan, tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.
Lalu kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan, ataupun nilai estetika, dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.
Kemudian kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.
Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu Kabul (Afghanistan) yang berada di angka 370, urutan kedua Lahore (Pakistan) di angka 238, ketiga Dhaka (Bangladesh) di angka 233, dan urutan keempat Kolkata (India) di angka 230.
Lalu urutan kelima Delhi (India) di angka 193, urutan keenam (Mumbai) India di angka 172, urutan ketujuh Hanoi (Vietnam) di angka 163, urutan kesembilan Chengdu (China) di angka 157, dan urutan kesepuluh Beijing (China)di angka 155 seperti dilansir Antara.
Namun demikian masyarakat tetap direkomendasikan untuk selalu mengenakan masker saat di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, dan menyalakan penyaring udara. (aro)
Tags: dki jakarta udara
Berita Terkait.
Headline
KPK Kantongi Rp100 Miliar Terkait Korupsi Haji, Termasuk Rp8,4 Miliar dari Khalid Basalamah
Jumat, 24 April 2026 - 13:33
Headline
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang hingga Pertengahan Mei 2026
Jumat, 24 April 2026 - 12:32
Headline
Italia Tolak Mentah-mentah Usulan Trump Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Jumat, 24 April 2026 - 10:40
Headline
Tolak Wacana Pajak Tol, YLKI Ancam Tempuh Jalur Hukum
Rabu, 22 April 2026 - 22:52
Headline
Iran Siap Dialog di Pakistan, Syaratnya AS Cabut Blokade Selat Hormuz
Rabu, 22 April 2026 - 17:04
Headline
Harga BBM dan Elpiji Nonsubsidi Naik, DPR: Daya Beli Sudah Dikalkulasi
Rabu, 22 April 2026 - 13:08




