Konferensi Nasional Matematika dan TI: Persiapan Sumber Daya Manusia untuk Era Digital
Aspek News - Lokakarya tersebut menarik banyak ilmuwan, dosen, serta perwakilan dari dunia usaha dan sekolah menengah atas serta universitas di seluruh negeri.
Dalam sambutan pembukaannya di konferensi tersebut, Dr. Pham Ngoc Hoa menekankan bahwa, dalam konteks perkembangan pesat ekonomi pengetahuan dan masyarakat digital, matematika dan teknologi informasi menjadi dua pilar penting dengan hubungan saling melengkapi yang erat. Kombinasi pemikiran matematis dan infrastruktur teknologi telah menciptakan kemajuan luar biasa di bidang-bidang seperti kecerdasan buatan dan ilmu data.
Para delegasi yang menghadiri lokakarya
Konferensi tersebut menerima lebih dari 60 makalah ilmiah dari penulis yang mewakili lebih dari 10 universitas dan lembaga penelitian bergengsi. Presentasi-presentasi tersebut berfokus pada topik-topik utama seperti: tren transformasi digital; solusi untuk mengembangkan kompetensi peserta didik; aplikasi praktis matematika dan teknologi informasi; arah penelitian khusus seperti kecerdasan buatan dan blockchain; dan model kolaborasi antara universitas dan bisnis dalam pengembangan sumber daya manusia.
Dalam lokakarya tersebut, Bapak Nguyen Cao Thang, anggota Komite Partai Kota dan Direktur Departemen Sains dan Teknologi Kota Hai Phong, menyampaikan pidato utama dan menekankan tujuan strategis kota pada tahun 2030: menjadi salah satu daerah terkemuka di tingkat nasional dalam inovasi, dengan ekonomi digital menyumbang sekitar 35% dari PDB. Untuk mencapai hal ini, sumber daya manusia berkualitas tinggi di bidang Matematika dan Teknologi Informasi diidentifikasi sebagai "faktor kunci yang menentukan kemampuan untuk menguasai teknologi." Menyoroti kedua bidang ini, Direktur Departemen Sains dan Teknologi menyampaikan pemikirannya yang tulus: Matematika dan Teknologi Informasi bukanlah dua bidang yang terpisah, tetapi memiliki hubungan organik dan saling terkait erat. Matematika berperan sebagai landasan teoritis, sementara Teknologi Informasi menyediakan lingkungan untuk mewujudkan dan mengembangkan model matematika dalam praktik. Sebagian besar teknologi inti di era digital saat ini, seperti kecerdasan buatan, analisis big data, dan optimasi sistem, dibangun di atas prinsip dan metode matematika. Sebaliknya, perkembangan pesat teknologi informasi, terutama daya komputasi dan big data, membuka jalan baru bagi pengembangan matematika, dari penelitian teoretis hingga aplikasi praktis.
Para delegasi berpose untuk foto kenang-kenangan di lokakarya tersebut.
Untuk meningkatkan efektivitas dan nilai praktis kegiatan penelitian dan pelatihan, товарищ (rekan) menyarankan agar Universitas Hai Duong fokus pada bidang-bidang utama berikut: berinovasi dalam program pelatihan menuju pendekatan interdisipliner modern, menggunakan pemikiran matematis dan keterampilan digital sebagai dasar; mempromosikan penelitian terapan di bidang-bidang mutakhir seperti kecerdasan buatan, ilmu data, dan analitik prediktif, yang terkait dengan kebutuhan praktis; memperkuat hubungan yang efektif antara Negara, Universitas, dan bisnis; mempromosikan kewirausahaan dan mengembangkan ekosistem inovasi di dalam universitas; dan mengarahkan program penelitian dan pelatihan untuk secara langsung mengatasi tantangan pembangunan kota, terutama di bidang manajemen perkotaan cerdas dan ekonomi digital.
Mengenai tanggung jawab Departemen Sains dan Teknologi, Bapak/Ibu berjanji untuk terus meningkatkan mekanisme dan kebijakan untuk mendorong pengembangan sains, teknologi, inovasi, dan transformasi digital. Ini termasuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi lembaga pendidikan, ilmuwan, dan bisnis untuk mengembangkan kemampuan mereka. Departemen juga akan berkolaborasi dalam pelatihan, penelitian, dan aplikasi, dengan tujuan untuk memb培养 tenaga kerja digital berkualitas tinggi untuk melayani pembangunan kota dan wilayah.




