Komunitas JPIC Kalimantan Teliti Pangan Lokal di Tengah Krisis Iklim
Patra News
Politik
Hukum
Kriminal
Budaya
Pendidikan
Ekonomi
Hiburan
Teknologi
Tips
UMKM
Patra Foto
TNI-POLRI
UMKM
Desa
Keluarga
Sosial
Redaksi
Standar Profesi
Pedoman Pemberitaan Media Siber
Homepage / Daerah Waspadai Krisis Iklim Komunitas JPIC Kalimantan Teliti Pangan Lokal
Ikuti Kami
Februari 7, 2026oleh redaksi -
Waspadai Krisis Iklim Komunitas JPIC Kalimantan Teliti Pangan Lokal
redaksi - - Daerah -81 Dilihat
PATRAINDONESIA.COM (Tamiang Layang) – Komunitas Justice Peace Integrity Creation (JPIC) Kalimantan wilayah Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali melaksanakan penelitian sekaligus pameran produk ketahanan pangan lokal. Kegiatan ini di pusatkan di Balai Desa Didi, Jumat (6/2/2026).
Selain kelompok komunitas JPIC kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Didi.
Dari pantauan Media Online Patraindonesia.com tampak dalam kegiatan tersebut Koordinator Komunitas JPIC Barito Timur Dita Wati menghadirkan seorang peneliti dari Jerman bernama Mr. Markus.
Menurut Mr. Markus melalui juru bahasanya bahwa sangat senang bisa bertemu langsung dan melihat langsung kegiatan petani di wilayah Kabupaten Barito Timur, yang mana petani dalam pendampingan Justice Peace Integrity Creation Kalimantan.
” Saya sangat senang bertemu dan bertatap muka langsung ” ujar Mr. Markus saat diwawancarai.
Mr. Markus juga menyampaikan kepada kelompok tani dalam mempertahankan produk ketahanan pangan lokal agar selalu menjaga dan memeliharanya dengan baik terkhusus merawat hutan dan tumbuhan alami.
” Dalam mempertahankan produk ketahanan pangan lokal yang paling penting menjaga dan merawat hutan, hutan jangan dirusak ” harapannya.
Mr. Markus juga merekomendasikan kepada petani bahwa dalam menghadapi krisis iklim hendaknya petani tetap bertahan pada pangan lokal yang berasal non kimia, menurutnya disamping menghemat biaya juga baik untuk kesehatan.
” Sebaiknya petani tetap mempertahankan pangan lokalnya, dan menghindari mengkonsumsi dari berbahan berkimia, karena itu disamping sangat baik untuk kesehatan juga ada penghematan anggaran ” tutupnya.
Untuk diketahui bahwa tanggal 6 kegiatan komunitas JPIC mengunjungi tiga kelompok tani, pertama di Desa Didi, selanjutnya Matarah dan ditutup di Desa Tangkan Kecamatan Awang (Mardianto/Red/Pi)
Navigasi pos
Pos sebelumnya Jaminkan Rumah demi Tolong Tetangga, YAM Divonis 1,5 Tahun Penjara
Pos berikutnya Bupati Barito Timur Bersama Unsur Forkopimda Hadiri Rakornas di Bogor, Begini Tujuannya
Posting Terkait
Safari Ramadan Momentum Mempererat Kebersamaan, Menjaga Persatuan di tengah Keberagaman
Dari Tidak Bisa Menjadi Terampil, Rutan Palangka Raya Tempa Keahlian WBP di Pojok Kreasi
PKBM Darussa’adah Gelar Pesantren Ramadan di LPKA Palangka Raya
Safari Ramadan di LPKA Palangka Raya, Bangun Karakter dan Kepedulian Sosial Anak Binaan
Ramadan Berkah, Rutan Kelas IIA Palangka Raya Bagikan 100 Takjil kepada Pengendara
BERITA NASIONAL +
Menjaga Nyawa di Perlintasan Sebidang
Membangun Budaya Baru, Sekolah Tanpa Motor di Jawa Barat
Mudik Lebaran, Tak Cukup Mengandalkan Jalan Tol
Benahi Tatakelola Angkutan Wisata Jelang Mudik Lebaran
Jalan Rusak, antara Hak Masyarakat dan Tanggungjawab Negara
Pos-pos Terbaru
Safari Ramadan Momentum Mempererat Kebersamaan, Menjaga Persatuan di tengah Keberagaman
Dari Tidak Bisa Menjadi Terampil, Rutan Palangka Raya Tempa Keahlian WBP di Pojok Kreasi
PKBM Darussa’adah Gelar Pesantren Ramadan di LPKA Palangka Raya
Menjaga Nyawa di Perlintasan Sebidang
Aktivis Ingatkan Pengelola MBG Perhatikan Kualitas Makanan dan Pengelolaan Limbah
TERPOPULER +
1
Perlindungan Pengemudi Ojek online : SPPOB dan Kementerian Tenaga Kerja Sepakati…
2
Kantor Gojek Bakal ‘Diserbu’ Ribuan Ojol, Protes Aturan yang Dinilai…
3
Mitra Jadi Kacung? Pengemudi Gojek Bangkit Melawan Aturan Sepihak!
4
SPPOB Desak Kemenaker Buat Aturan Jaminan Sosial untuk Ojol, Wamenaker: ‘P…
2019 - 2025 © Patraindonesia.com
Indeks
Redaksi




