Komunitas Doervoer Gelar Donor Darah dan Santunan Menjelang Ramadan di Ciamis
Kabupaten Ciamis,- Komunitas Doervoer kembali menunjukkan eksistensinya dalam kegiatan kemanusiaan dengan menggelar aksi bakti sosial donor darah dan santunan yang bekerja sama dengan Pemkab Ciamis dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis. Acara ini diselenggarakan di Joglo Timur Pendopo Bupati Ciamis, pada Jumat (13/02/2026).
Selain fokus pada pemenuhan stok darah, acara juga diisi dengan menyalurkan santunan pada anak yatim, penyandang thalasemia, serta orang lanjut usia atau jompo. Gubernur Doervoer, Rusna Apriatna, mengungkapkan terdapat total 171 penerima manfaat dalam acara kali ini. Jumlah tersebut terdiri dari 64 anak yatim, 40 penyandang thalasemia, dan 67 orang lanjut usia atau jompo.
Rusna dalam laporannya juga menegaskan bahwa bakti sosial ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Program ini bahkan telah berjalan sejak tahun 2008 dan terus mendapat dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat termasuk Pemkab Ciamis.
Rusna menjelaskan, pemilihan waktu pelaksanaan kegiatan sengaja digelar tepat menjelang bulan suci Ramadan untuk mengantisipasi penurunan stok darah. Menurutnya, jumlah pendonor biasanya cenderung berkurang selama bulan puasa, yang berpotensi berdampak pada ketersediaan darah di berbagai fasilitas kesehatan.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan sosial ini sangat bermanfaat dan menjadi bukti nyata kepedulian komunitas terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Bupati Herdiat menyoroti betapa krusialnya setetes darah bagi kelangsungan hidup pasien. Ia menyebutkan bahwa masyarakat, terutama mereka dengan penyakit tertentu yang harus melakukan cuci darah setiap saat, sangat bergantung pada ketersediaan stok darah. Oleh karena itu, inisiatif Doervoer dinilai sangat membantu tugas pemerintah dan medis dalam melayani kesehatan publik.
Menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Herdiat juga menyisipkan pesan spiritual dalam pidatonya. Ia mengajak masyarakat yang sehat, ikhlas, dan ridho untuk mendonorkan darahnya sebagai ladang amal.
"Bakti sosial dan donor darah tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Setetes darah akan membantu menyelamatkan nyawa manusia, ini sangat terpuji apalagi menjelang ibadah bulan ramadan" ujarnya.
Ia meyakini bahwa bantuan yang diberikan dengan ikhlas akan diganti berlipat ganda oleh Allah SWT. Ia berharap semangat berbagi ini tidak pernah luntur, mengingat komunitas Doervoer sudah puluhan tahun bergerak konsisten di bidang sosial.




