Jersey Original di Piala Dunia 2026: Tantangan Finansial Masyarakat Indonesia
Sumber Foto: JurnalPost
Sudut Aspek

Jersey Original di Piala Dunia 2026: Tantangan Finansial Masyarakat Indonesia

Aspek News - Pergelaran Piala Dunia 2026 menghadirkan euforia di kalangan penggemar sepakbola, namun jersey original belum menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Kesenjangan harga antara jersey original dan jersey palsu, serta terbatasnya disposable income, menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian.

Awal Kejadian

Minat masyarakat untuk menggunakan jersey sepakbola meningkat menjelang Piala Dunia 2026. Penjualan jersey baik di pusat perbelanjaan maupun platform marketplace diperkirakan akan melonjak, dengan analisa yang menyebutkan potensi penjualan mencapai 18-23 juta jersey replika, meningkat dibandingkan 14,4 juta jersey pada Piala Dunia 2022.

Perkembangan

Harga jersey original berkisar US$100 atau sekitar Rp 1,7-1,8 juta, sementara jersey palsu dijual dengan harga mulai Rp 50 ribu. Kesenjangan harga ini menciptakan situasi di mana masyarakat lebih memilih jersey palsu. Dari sisi finansial, perbandingan daya beli antara Indonesia dan negara maju seperti Inggris menunjukkan bahwa pembelian satu jersey original dapat menghabiskan sekitar 26% dari pendapatan bulanan masyarakat Indonesia, sementara di Inggris hanya 2,3%.

Kondisi Terakhir

Berdasarkan riset, penggemar sepakbola yang memiliki kesadaran merek cenderung memilih produk original. Namun, budaya konsumsi yang belum mengedepankan kesadaran akan merek dan kekayaan intelektual, serta terbatasnya disposable income, berkontribusi pada maraknya penggunaan jersey non-original. Meskipun ada kampanye dari komunitas penggemar untuk membeli jersey saat diskon, tantangan finansial tetap menjadi kendala utama dalam keputusan pembelian jersey original.