Global Sumud Siapkan Armada Bantuan ke Gaza dari Barcelona
Armada Global Sumud (Foto: Anadolu)
Bagikan
Berita Terkini
Eksklusif di WhatsApp GarudaTV
Gabung
JAKARTA – Kelompok kemanusiaan Global Sumud mengumumkan rencana keberangkatan armada bantuan menuju Jalur Gaza dari Barcelona, Spanyol, pada 29 Maret mendatang. Misi kali ini disebut akan melibatkan partisipasi internasional yang lebih luas dibandingkan sebelumnya.
Baca Juga
Cara Negara Tetangga RI Batasi BBM : Thailand Larang Ekspor, Filipina Pangkas Hari kerja
Aktivis Global Sumud, Sumeyra Akdeniz Ordu, menyampaikan bahwa perjalanan akan dimulai dari Barcelona dan singgah di sejumlah pelabuhan Mediterania, termasuk Tunisia dan Italia, sebelum menuju Gaza. “Kami akan berlayar kali ini dengan ribuan peserta, termasuk lebih dari seribu dokter, perawat, dan tenaga kesehatan,” ujarnya dalam konferensi pers daring dari Johannesburg, Afrika Selatan, Kamis, yang dikutip Anadolu, Minggu (8/2/2026).
Selain tenaga medis, misi ini juga akan melibatkan penyelidik kejahatan perang dan ahli pembangunan ramah lingkungan. Ordu menekankan bahwa inisiatif tersebut menjadi alternatif dari rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait konflik Timur Tengah, dengan memberi ruang bagi rakyat Palestina menentukan sendiri masa depan mereka.
Tak hanya melalui jalur laut, Global Sumud juga menyiapkan konvoi darat dari Afrika Utara yang akan melintasi Mesir hingga perbatasan Rafah, membawa pasokan medis dan kebutuhan pokok. Konvoi kedua direncanakan berangkat dari Asia Selatan, dengan detail yang akan diumumkan kemudian.
Baca Juga
Iron Dome Jebol, 1.929 Warga Israel Terkapar Disambar Rudal Iran
Situasi di perlintasan Rafah disebut masih menyulitkan warga Gaza akibat pembatasan dan kondisi kemanusiaan yang memburuk. Global Sumud pun menyerukan dukungan dari masyarakat Turkiye, sementara Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah menyatakan keterlibatan langsung pemerintahnya dalam misi berikutnya.
Misi laut pertama Global Sumud pada 2025 berakhir tragis setelah angkatan laut Israel menyerang dan menyita lebih dari 40 kapal serta menahan ratusan aktivis. Israel sendiri telah memberlakukan blokade terhadap Gaza selama hampir 18 tahun, dengan pengepungan yang semakin ketat sejak Maret lalu. Serangan sejak Oktober 2023 telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan menghancurkan infrastruktur wilayah tersebut.
Baca Juga
Mojtaba Khamenei Umumkan Serangan ke Israel di Hari Pertama Jabatan

TAGGED: Armada Global Sumud Barcelona Gaza Global Sumud Global Sumud Flotilla Jalur Gaza Palestina Rafah
Bagikan Berita Ini
Bagaimana perasaanmu atas berita ini?
Love0
Sad0
Happy0
Angry0
Previous Article
Kuala Lumpur Jadi Panggung Spektakuler Peluncuran MotoGP 2026
Next Article
Presiden Prabowo Apresiasi Peran NU sebagai Pilar Persatuan Bangsa di Tengah Mujahadah Kubro




