Galeri Nasional Singapura Rayakan Ulang Tahun ke-10 dengan Program Spesial
Galeri Nasional Singapura genap berusia 10 tahun pada November 2025. Berbagai program dihadirkan untuk merayakan ulang tahun tersebut.
Oleh Rafa Dahayu Amandya
Diterbitkan 16 Oktober 2025, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Merayakan hari jadi ke-10 tahun, Galeri Nasional Singapura menyiapkan sederet program yang akan dihelat selama dua hari, yakni pada 15--16 November 2025. Dua di antaranya adalah Arstplaining: 10th Anniversary Edition dan Gallery Turns 10: Celebrating With Cake.
Melansir Chanel News Asia, Selasa, 7 Oktober 2025, di acara pertama, sejumlah selebritas lokal, seperti Gurmit Singh, Liu Ling Ling, Shazza, dan Kishan, akan bergabung dengan staf galeri untuk memandu pengunjung berkeliling Galeri Nasional Singapura. Mereka juga akan berbagi perspektif personal tentang seni.
BACA JUGA: Batal Tangani Timnas Indonesia, Jesus Casas Resmi Latih Klub Singapura
BACA JUGA: Penumpang Singapore Airlines Terdeteksi Mengidap Campak Sesaat Tiba di AS, Singapura Bersuara
BACA JUGA: Kasus Virus Nipah di India Tidak Bertambah, Singapura Setop Pemeriksaan Suhu di Bandara
BACA JUGA: Mochtar Riady Mau Jual Gedung Pencakar Langit di Singapura, Nilainya Sebesar Ini
Acara ini gratis untuk semua orang dan setiap selebritas akan memiliki sesi mereka sendiri. Namun, pengunjung diminta meregistrasi diri terlebih dulu agar mendapat slot.
Advertisement
Sementara pada acara Gallery Turns 10: Celebrating With Cake, para pengunjung akan dapat merasakan berbagai macam kue yang disulap menjadi karya seni edible oleh toko-toko kue lokal. Dengan membayar sebesar 20 dolar Singapura atau sekitar Rp256 ribu, para pengunjung ikut serta berdonasi untuk galeri.
Berkolaborasi dengan 13 Brand
Perbesar
Tak berhenti di situ, selama Pesta Ulang Tahun ke-10 Galeri, semua pameran seni, termasuk pameran baru Into the Modern: Impresionisme dari Museum Seni Rupa, Boston, akan dibuka untuk umum secara gratis.
Galeri Nasional Singapura juga akan menggelar pesta. Sesi pertama adalah sesi khusus orang dewasa yang diselenggarakan pada 15 November 2025 malam dengan instalasi imersif dan pertunjukan DJ secara langsung. Sementara pada sesi kedua, acara yang dihadirkan bisa dinikmati berbagai kalangan dengan pertunjukan musik, tarian, dan acara minum matcha.
Selain pesta, Galeri Nasional Singapura akan berkolaborasi dengan 13 merek untuk menghadirkan program kolaborasi spesial. Di antaranya dengan produsen kamera Leica; produsen cokelat artisan Mr Bucket Chocolaterie yang akan mengubah karya seni menjadi rasa cokelat; perhiasan Curious Creatures yang terinspirasi motif arsitektur Galeri, dan lainnya.
Landmark Budaya Singapura
Perbesar
Eugene Tan, CEO dan Direktur Galeri Nasional Singapura, menyambut gembira rencana perayaan tersebut. Ia menyebut perjalanan galeri selama sepuluh tahun berhasil membuktikan bahwa sesuatu yang berasal dari ide telah bertransformasi menjadi landmark budaya.
"Setiap pengunjung, seniman, dan komunitas yang terlibat dengan Galeri ini telah membentuk perjalanannya, membuktikan bahwa seni bukan hanya tentang apa yang terpajang di dinding kita, tetapi tentang hubungan yang diciptakannya di antara orang-orang," ujarnya.
"Ulang tahun ke-10 kami merupakan perayaan atas kisah-kisah bersama ini sekaligus panggilan untuk masa depan, untuk terus memperjuangkan seni Singapura dan Asia Tenggara dengan ambisi yang baru, menempatkan kawasan kami lebih kokoh di panggung global sekaligus tetap menjadi ruang milik semua orang," ia menambahkan.
Bangunan Galeri Nasional Singapura saat ini menempati gedung bekas Mahkamah Agung dan Balai Kota Singapura. Dengan luasan 64 ribu meter persegi, galeri ini menyimpan berbagai koleksi seni modern Asia Tenggara, beberapa di antaranya adalah karya seniman Indonesia, seperti Raden Saleh.
Galeri Nasional Singapura Terbakar di Tahun Ini
Perbesar
Galeri Nasional Singapura diketahui mengalami kebakaran pada September 2025. Melansir The Strait Times, Selasa (9/9/2025), meski tidak karya seni yang rusak akibat kebakaran tersebut, beberapa museum di galeri itu ditutup untuk sementara waktu.
Terhitung saat kebakaran terjadi, galeri ini sedang menggelar sebanyak 13 pameran seni yang termasuk di dalamnya Gallery Children’s Biennale 2025 dengan enam pemandu tur, dua aktivitas yang diselenggarakan secara virtual, dan berbagai lokakarya serta program SG Culture Pass.
Sementara itu, pemutaran film dalam festival internasional “Painting With Light” yang harusnya digelar pada 9 September 2025 terpaksa dibatalkan. Penayangan South East Asia Shorts yang juga seharusnya diselenggarakan di Ngee Ann Kongsi Auditorium juga dibatalkan imbas dari kebakaran tersebut.
Perbesar
Singapura
Galeri Nasional Singapura
Karya Seni
travel
Lifestyle
Advertisement
Rafa Dahayu Amandya, Dinny MutiahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan




