Desa Lai Chau: Pariwisata Berbasis Komunitas untuk Pembangunan Berkelanjutan
Aspek News - Terletak di tengah hutan luas di Vietnam Barat Laut, Lai Chau muncul dengan tenang, diselimuti awan yang menutupi lereng gunung dan desa-desa yang terletak di perbukitan. Di sini, alam yang megah berpadu dengan kehidupan budaya unik dari komunitas etnis, menciptakan keindahan khas dari wilayah perbatasan ini.
Dari desa-desa yang dulunya menghadapi banyak kesulitan, arah baru secara bertahap muncul saat ini: mengembangkan pariwisata berbasis komunitas yang terkait dengan pembangunan pedesaan dan produk OCOP (Satu Komune Satu Produk).
Mungkin Anda juga suka
Inggris memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, infrastruktur, dan energi di Vietnam. Pada tanggal 12 Juni, Kedutaan Besar Inggris di Vietnam mengumumkan bahwa Utusan Perdagangan Pemerintah Inggris untuk Vietnam, Thailand, Kamboja, dan Laos, Anggota Parlemen Matt Western, telah menyelesaikan kunjungan ke Hanoi yang bertujuan untuk memperkuat kemitraan antara Inggris dan Vietnam di bidang perdagangan, pendidikan, infrastruktur, dan energi bersih.
Goldman Sachs menurunkan perkiraan harga minyak untuk tahun 2027. VTV.vn - Lembaga ini memperkirakan bahwa harga rata-rata minyak mentah Brent akan mencapai $80 per barel pada tahun 2027.
Vinatex melaporkan peningkatan laba sebesar 14,4% di tengah fluktuasi pasar. Vietnam Textile and Garment Group mencatatkan hasil bisnis yang positif pada enam bulan pertama tahun 2026, dengan laba konsolidasi meningkat sebesar 14,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di desa Si Thau Chai, homestay-homestay nyaman yang terletak di lereng gunung telah menjadi tempat persinggahan populer bagi wisatawan. Penduduk setempat melestarikan tenun tradisional, pakaian, dan tarian rakyat, mengubah budaya lokal menjadi daya tarik wisata berkelanjutan.
Di desa Lao Chai 1, masyarakat bekerja sama untuk memperindah lanskap dan melestarikan kerajinan sulaman dan pandai besi tradisional. Nilai-nilai kerja yang sudah dikenal ini kini telah menjadi pengalaman unik bagi wisatawan yang mengunjungi dataran tinggi.
Tidak jauh dari pusat kota, desa Gia Khau 1 memukau dengan jalan-jalannya yang semarak dipenuhi bunga matahari liar, dan budaya Mong tetap terjaga di tengah kehidupan modern.
Perkembangan pariwisata telah membawa mata pencaharian baru bagi masyarakat dan berkontribusi dalam mengubah wajah daerah pegunungan pedesaan. Dengan investasi yang selaras dalam infrastruktur dan peningkatan standar hidup, desa-desa di dataran tinggi juga menjadi destinasi yang ramah dan kaya akan budaya.
Perkembangan pariwisata telah membawa mata pencaharian baru bagi masyarakat dan berkontribusi dalam mengubah wajah daerah pegunungan pedesaan. Dengan investasi yang selaras dalam infrastruktur dan peningkatan standar hidup, desa-desa di dataran tinggi juga menjadi destinasi yang ramah dan kaya akan budaya.
Melalui langkah-langkah yang gigih ini, Lai Chau sedang menulis kisahnya sendiri tentang daerah pedesaan baru, di mana budaya dilestarikan, alam dihargai, dan komunitas menjadi kekuatan pendorong di balik pembangunan berkelanjutan.




