BRIN dan Geovis Skyline Jalin Kerja Sama Riset Teknologi Kedirgantaraan
Sumber Foto: BRIN - Badan Riset dan Inovasi Nasional
Teknologi

BRIN dan Geovis Skyline Jalin Kerja Sama Riset Teknologi Kedirgantaraan

Aspek News - Bandung - Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI) menggandeng Geovis Skyline Technology (XIAMEN) Co., Ltd., untuk berkolaborasi dalam riset dan pengembangan teknologi informasi kedirgantaraan. Hal tersebut disepakati dalam Letter of Intent (LoI) yang telah ditandatangani kedua belah pihak.

“Penandatangan naskah Letter of Intent (LoI) dengan Geovis Skyline China ini untuk mendorong dan memperkuat bidang penelitian dan ilmu pengetahuan mengenai isu-isu yang menjadi kepentingan bersama sehingga berdampak bagi pembangunan sosial dan ekonomi kedua negara,” tutur Kepala PRSDI BRIN, Esa Prakasa dalam keterangannya, Kamis (26/2) di Bandung.

Esa menerangkan pihaknya terus mendorong dan memperkuat bidang penelitian dan ilmu pengetahuan melalui berbagai kolaborasi riset dan inovasi baik dalam maupun luar negeri. Adapun kolaborasi yang akan dibangun dengan Geovis meliputi pengembangan aplikasi untuk mendukung sistem elektronik penerbangan komersial dan sistem aplikasi ekonomi low-altitude, analisis Big Data, dan aplikasi penginderaan jauh dan teknologi Geographic Information Systems (GIS).

Lebih lanjut, Esa mengungkapkan, penandatanganan naskah LoI ini menjadi langkah awal masing-masing pihak untuk menegaskan keseriusan kolaborasi, memperluas dan mengintensifkan penelitian dan ilmu pengetahuan dalam arah strategis dan tematik melalui mekanisme pelaksanaan yang disepakati kedepannya. “PRSDI melalui Kelompok Riset Human Computer Interaction Visualisation dan Geovis Skyline berkeinginan untuk lebih memperkuat hubungan dan saling menguntungkan,” jelasnya.

Xiaoyan Liu selaku Senior Vice President, Geovis Skyline Technology (Xiamen) Co., Ltd., menyambut baik kolaborasi ini. Liu mengatakan bahwa perusahaannya berfokus pada informasi kedirgantaraan (aerospace information) dan pengembangan produk Digital Earth. “Geovis memiliki fokus dalam inovasi teknologi informasi kedirgantaraan, integrator rantai industri komersial ruang angkasa, dan penggerak ekonomi dataran rendah (low-altitude economy),” jelasnya.

Lebih lanjut, Liu menerangkan sebagai perusahaan yang mengembangkan platform perangkat lunak dasar “GEOVIS Digital Earth”. Platform teknologi ini menggabungkan data besar (big data), komputasi awan (cloud computing), dan AI untuk memvisualisasikan data geografis 3D untuk pertahanan, pemerintah, dan perusahaan. Dengan demikian, penandatanganan naskah LoI ini menjadi penting untuk saling memperkuat hubungan melalui kolaborasi riset.

Pada pertemuan hybrid tersebut masing-masing pihak saling menjajaki berbagai potensi riset yang akan menjadi peluang untuk dikolaborasikan. Tim Kelompok Riset Human Computer Interaction Visualisation menjabarkan kegiatan riset pengembangan Digital Twin yang berjudul Integration of 3D City and Geomorphic Flood Index for Flood Risk Analysis in Bandung. Kegiatan riset ini mengintegrasikan data dari berbagai jenis sumber, seperti data sensor lapangan, profil 3D permukaan, jumlah aliran air dst. Dengan mengambil kasus, wilayah kota Bandung. Melalui menu digital twin, kondisi banjir dapat divisualisasikan dalam bentuk 3-dimensi (mg, gn/ed: kg,jml)