Atalanta Selamatkan Martabat Sepak Bola Italia di Eropa
Aspek News - BERGAMO, Sumutpos.jawapos.com-Di saat dua raksasa Serie A tumbang, Atalanta BC justru berdiri tegak. La Dea memastikan satu tempat di babak 16 besar Liga Champions usai melakukan comeback impresif atas Borussia Dortmund, sekaligus menyelamatkan wajah sepak bola Italia di Eropa.
Bermain di New Balance Arena, Bergamo, Kamis (26/2), Atalanta membalikkan defisit dua gol setelah kalah 0-2 pada leg pertama di Signal Iduna Park, Dortmund (18/2). Di hadapan publik sendiri, La Dea tampil beringas dan menghantam Dortmund 4-1 — kemenangan yang bukan hanya membalikkan agregat, tetapi juga mengirim pesan tegas bahwa Italia belum habis.
Harian olahraga ternama Italia, La Gazzetta dello Sport, menegaskan peran tersebut lewat tajuk utama: Dea d’Italia — Dewi Italia.
Dua Raksasa Tersingkir
Kontras dengan keberhasilan Atalanta, dua wakil Serie A lainnya harus angkat koper. Juventus FC memang menang 3-2 atas Galatasaray SK pada leg kedua. Namun kekalahan telak 2-5 di Istanbul membuat agregat tak terkejar.
Nasib serupa dialami Inter Milan yang dua kali takluk dari wakil Norwegia, FK Bodø/Glimt. Serie A pun tinggal menyisakan satu nama.
Mengulang Narasi 2019–2020
Keberhasilan ini seperti mengulang memori musim 2019–2020, ketika Atalanta menjadi satu-satunya klub Italia yang melangkah hingga perempat final. Saat itu, menghadapi La Dea di fase gugur kerap dianalogikan seperti “pergi ke dokter gigi” — menyakitkan dan tak menyenangkan bagi lawan.
Kini, peringatan serupa kembali bergema. Dalam undian babak 16 besar nanti malam, siapa pun — entah Arsenal FC atau Bayern Munich — harus bersiap menghadapi tim yang bermain tanpa rasa gentar.
“Kami tidak akan berhenti mencapai hal-hal hebat bagi Atalanta,” tegas penyerang Gianluca Scamacca seperti dikutip Calcio Atalanta.
Bagi Atalanta, tiket 16 besar bukan sekadar pencapaian administratif. Ia adalah simbol daya juang, konsistensi, dan pembuktian bahwa kekuatan sepak bola Italia tak selalu bertumpu pada nama besar.




