Aceh Tengah Fokus Bangun Infrastruktur dan Mitigasi Pasca Bencana
RRI.CO.ID, Takengon : Sekretaris Bappeda Aceh Tengah, Zahara, menyampaikan bahwa dampak bencana yang terjadi telah memaksa pemerintah daerah melakukan penyesuaian ulang terhadap perencanaan pembangunan daerah, menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan aktual pascabencana.
Pernyataan ini disampaikan dalam RKPD di Oproom Sekdakab setempat pada Rabu 4 Februari 2026.
Menurutnya, sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan menjadi fokus utama pembangunan daerah ke depan, seiring dengan banyaknya fasilitas publik yang mengalami kerusakan akibat bencana.
Selain itu, Zahara juga menekankan pentingnya langkah antisipasi terhadap potensi bencana susulan. Normalisasi aliran air serta penanganan titik-titik rawan longsor harus segera dilakukan secara terpadu bersama TNI dan Polri.
“Kondisi kerusakan aliran air dan patahan longsor yang ada saat ini sangat memungkinkan terjadinya bencana susulan. Karena itu, langkah mitigasi harus menjadi perhatian serius dan dikejar bersama,” katanya.
Melalui forum konsultasi publik ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berharap dapat menjaring masukan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan guna menyempurnakan arah kebijakan dan prioritas pembangunan RKPD 2027, sehingga mampu mendorong pemulihan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan merata. (Rel)




